Normalisasi Kali Blencong Bulak Turi, Sejumlah Rumah Warga dibongkar - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


Normalisasi Kali Blencong Bulak Turi, Sejumlah Rumah Warga dibongkar



TARUMAJAYA (Warta Indonesia) – Pada Selasa Siang kemarin (10/12), para warga yang selama ini bermukim di pinggir Kali Blencong RT 01 RW 10 Dusun V Desa Segara Makmur kedatangan tamu, yang diduga sebagai dari aparat pemerintah setempat mewakili Pemerintah Kabupaten Bekasi, bersama Kontraktor dan juga aparat Kepolisian dan TNI (Berseragam).

Demikian cerita yang didapat Tim Redaksi Warta Indonesia, dari sejumlah warga di RT 01 RW 10 itu. Dikatakan, secara tiba-tiba mereka datang lalu menyampaikan bahwa ada Program Normalisasi Kali Blencong, dan Normalisasi tersebut ada sejumlah rumah warga yang dibongkar.

“Melalui aparat (Jubir) saat itu, langsung menyampaikan kepada kami, rumah anda kena dan akan kami bongkar, dengan ganti rugi sekian rupiah, kami harap bapak-bapak dan ibu bersedia,” ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya, menirukan ucapan atau penyampaian aparat dimaksud.

Karena situasi demikian (mendadak), kata warga tadi, para warga yang rumahnya kena bongkar kaget dan belum bisa menghitung berapa layaknya uang pengganti untuk bongkaran tersebut. “Sekitar 9 rumah (9 KK) ya cenderung, menerima saja tawaran aparat dimaksud. ”ungkap warga tadi.

Dan warga yang rumahnya kena bongkar (gusur) minta waktu 1 hari untuk membongkar sendiri rumahnya yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu. “Pas Hari Rabu (11/12) kami bongkar barang-barang berharga, kami pindahkan dan untuk kayu balok yang masih bisa dipakai kami bongkar sendiri, mungkin perkakas itu bisa dimanfaatkan kembali atau kami jual,” ujar warga.

Kemudian di hari Kamis siang, lanjut wrga tadi, Kobelco dan Ponton sudah mulai beraksi mulai dari arah Barat (Dekat BKT = Banjir Kanal Timur) ke arah Timur. “Pengerukan Kali Blencong dan pembongkaran tanah urugan sampah yang awalnya menjadi tempat berdiri sejumlah rumah pun berlanjut ke arah Timur, hingga hari ini Jumat (13 Des 2019), dan tentunya setelah ada pembayaran,”Ujarnya.

Pengerukan Kali Blencong diperkirakan sedalam 3 meter, kata Warga tadi, untuk kemudian dipasang file pancang (Tiang Beton)  nyambung dengan file pancang di BKT yang sudah terbangun lebih dulu. “Kami berharap untuk pemancangan (file pancang) dilakukan segera dan secara hati-hati, agar rumah warga di sekitar pancang tidak retak, mengingat tanah dimana rumah berdiri dulunya tanah urugan sampah (bekas tumpukan sampah yang mengeras, kondisi tanah labil,” Harap Warga.  (Aditya/Wi Media).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.