PASCA KERICUHAN WAMENA PAPUA KEMENHUB BANTU EVAKUASI PENGUNGSI DENGAN KAPAL LAUT DAN PESAWAT - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


PASCA KERICUHAN WAMENA PAPUA KEMENHUB BANTU EVAKUASI PENGUNGSI DENGAN KAPAL LAUT DAN PESAWAT



WARTA INDONESIA - JAKARTA
Pasca kericuan di Wamena Papua Kementerian Perhubungan RI menyiapkan kapal laut untuk mengevakuasi pengungsi di Wamena, Jayapura. Hal tersebut dilakukan agar para pengungsi juga korban dapat dievakuasi dan dipulangkan ke kampung halamanannya mengingat kondisi Wanena  saat ini sedang tidak kondusif.  

"Kami akan membantu eksodus warga di Papua dengan menyiapkan beberapa jenis kapal, yakni Kapal Negara (KN) KPLP,  KN.Navigasi, kapal Perintis dan Pelni berjadwal di beberapa pelabuhan Papua Barat dan Papua," demikian disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan kepada awak media Senin (30/9/2019). 

Kapal yang disiapkan Kementerian Perhubungan meliputi KN KALAWAI P. 117 berada di Pelabuhan Gudang Arang Ambon dan KN GANDIWA P. 118 dari  Pangkalan PLP Kelas II Bitung. Kapal tersebut berkapasitas 100 - 150 orang. Selain itu dalam kapal juga disiapkan persediaan logistik. 

Selain kapal, Kementerian Perhubungan juga menyediakan pesawat Trigana, Deraya, My Indo, Semuwa Aviation Mandir, Jayawijaya Air Dirgantara, Wings Air, dan dua tipe pesawat Hercules yang dapat mengangkut lebih dari 500 orang. 

"Dari data yang kami terima kebanyakan pengungsi bertujuan ke Sorong, Ambon, Ternate, Bitung dan Makasar.  Jadi kami akan berupaya mengeksodus para pengungsi ke kampung halaman mereka," kata Hengki.  

Informasi : jumlah pengungsi di Wamena, Papua mencapai ribuan orang yang masih berada di sejumlah tempat seperti gereja dan rumah warga. Kerusuhan di Wamena menelan 32 orang korban jiwa sehingga seluruh masyarakat panik dengan situasi keadaan di Wamena. Maka dari itu Kemenhub hadir untuk membantu pengungsi untuk keluar dari Wamena. (Oddie/Humas Perhubungan).



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.