POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK LAKSANAKAN UPACARA BENDERA PERINGATI HUT KE-74 KEMERDEKAAN RI - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK LAKSANAKAN UPACARA BENDERA PERINGATI HUT KE-74 KEMERDEKAAN RI





WARTA INDONESIA - JAKARTA
Upacara bendera peringatan HUT ke 47 Kemerdekaan RI telah dilaksanakan di Lapangan Promoter Polres Pelabuhan Tanjung Priok,Sabtu (17/8/2019) bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP. Dr. Reynold Hutagalung SE, SIK, MSi, MH.


“ Upacara HUT ke-74 kemerdekaan RI ini diikuti peserta jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok yakni Wakapolres KOMPOL Boby Kusumawardhana, SH, SIK, M.Si dan para Kabag, Kasat,  Kapolsek, Kasie,  Perwira dan Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” demikian disampaikan Humas Polres Pelabuhan Tanjung Priok Aiptu Hendro Prayitno SH, kepada Warta Indonesia melalui keterangan persnya, Sabtu (17/8/2019).


Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP. Dr. Reynold Hutagalung SE, SIK, MSi, MH menyampaikan Amanat Kapolri  mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita dapat hadir untuk mengikuti Upacara  Peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat.

Kapolres juga pada kesempatan itu membacakan amanat Kapolri bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara yang besar, memiliki wilayah yang terbentang sepanjang lebih dari 5.428 km, memiliki 17.506 pulau, serta garis pantai sepanjang 99.093 km. Indonesia juga dianugerahi sumber daya alam yang beragam dan melimpah. Mulai dari keanekaragaman flora dan fauna, bahan-bahan tambang yang bernilai tinggi, serta kekayaan hasil pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, dan kelautan.

 Dengan jumlah penduduk lebih dari 263 juta jiwa, Indonesia menjadi negara berpenduduk terbesar ke empat di dunia. Indonesia juga memiliki tenaga kerja usia produktif dan masyarakat kelas menengah yang besar. Tidak hanya itu, ekonomi Indonesia terus berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Pada tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada peringkat ke tiga tertinggi di antara negara-negara G-20.

Sejarah telah menunjukkan, bahwa dalam perjalanan hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, kita mampu mengatasi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Dengan demikian, dalam usia yang ke-74 tahun, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kokoh.

“Dari uraian tersebut, peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Indonesia, menjadi momentum bagi kita untuk bersyukur, atas seluruh karunia Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia juga menjadi momentum bagi kita untuk berterima kasih kepada seluruh pahlawan kusuma bangsa, atas seluruh perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan, kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” terang Kapolri.

Dalam suasana yang penuh dengan semangat nasionalisme ini, kita juga harus menyadari bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks. Hal tersebut tidak dapat dipisahkan dari berbagai dinamika yang terjadi dalam tataran global, regional, maupun lokal.

Fenomena demokratisasi yang terjadi pada sebagian besar negara di dunia, telah mengubah tata kehidupan secara luas. Hal tersebut ditandai dengan menguatnya peran legislatif dan media, serta penghormatan supremasi hukum dan HAM. Demikian pula dengan fenomena globalisasi sebagai akibat pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, tidak hanya memberi manfaat yang besar, namun juga membawa berbagai potensi gangguan yang harus kita antisipasi bersama.

Lebih lanjut amanat Kapolri mengatakan oleh karena itu, pemolisian di era demokrasi harus bertumpu kepada upaya untuk meraih kepercayaan masyarakat, selaku pemegang kekuasaan tertinggi negara. Hal tersebut diwujudkan dengan penegakan supremasi hukum dan HAM, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta optimalisasi pemeliharaan Kamtibmas. Pemolisian di era demokrasi juga harus disertai dengan akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan tugas dan pengelolaan organisasi.

Upaya itu akan dapat terselenggara secara optimal dengan dukungan kualitas sumber daya manusia Polri yang unggul, yaitu tersedianya personel yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mendukung pelaksanaan tugas, memiliki integritas dan moral perilaku yang luhur, serta memiliki kesamaptaan jasmani yang prima.

Dijelaskannya, bahwa dalam Upacara Peringatan ke-73 Hari Bhayangkara  Tahun 2019, Presiden Joko Widodo telah menyampaikan 5 Instruksi kepada institusi Polri. Salah satunya tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. Hal tersebut merupakan implementasi Agenda Pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, yaitu “meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing”.

Secara lebih rinci, instruksi tersebut  kata Kapolri menjadi penjabaran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2020, yaitu “peningkatan sumber daya manusia untuk pertumbuhan berkualitas”. Dengan terwujudnya sumber daya manusia yang unggul, maka Indonesia akan meraih kemajuan dan kesejahteraan, sebagaimana tema Peringatan Hari Ulang Tahun ke-74  Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019 ini.

Menurut, amanat Kapolri dalam tataran operasional, kita akan menghadapi berbagai agenda nasional. Sebagai tahapan akhir pengamanan Pemilu 2019, Polri akan mengamankan pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPD RI, dan DPR RI, serta pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu Tahun 2019. Selanjutnya pada akhir tahun, Polri akan menyelenggarakan pengamanan Hari Raya Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020.

“ Oleh karena itu, untuk menghadapi berbagai agenda pengamanan tersebut, saya berpesan kepada seluruh jajaran. Untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas. Laksanakan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan Kamtibmas, agar dapat terselesaikan secara tuntas sebelum berkembang menjadi gangguan nyata,” katanya.

Kapolres melalui amanat Kapolri menegaskan Polri harus menjalin koordinasi dan kerja sama sinergis dengan satuan  TNI di semua tingkatan, Pemerintah Daerah, para pemangku kepentingan, serta seluruh elemen masyarakat, baik secara formal maupun informal. Selanjutnya, pedomani seluruh  ketentuan dan aturan yang berlaku, serta hindari perbuatan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“ Demikian amanat ini kata Kapolri, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita, dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Selamat Hari Ulang Tahun ke-74, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dirgahayu Republik Indonesia.,” pungkasnya. (Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.