KEMENHUB CQ DITJEN HUBLA DORONG STAKEHOLDER MARITIM INDONESIA SIAP HADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


KEMENHUB CQ DITJEN HUBLA DORONG STAKEHOLDER MARITIM INDONESIA SIAP HADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0

WARTA INDONESIA - SEMARANG 

Indonesia saat ini dari sektor maritim harus siap menghadapi revolusi Industri 4.0 agar tidak ketinggalan dengan negara lainnya.  Tentu dengan cara memanfaatkan teknologi informasi. Untuk itu, Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut mendorong stakeholder maritim di Indonesia untuk siap menghadapinya.

Demikian disampaikan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko pada acara Seminar Nasional yang digelar oleh Politeknik Bumi Akpelni Semarang Jawa Tengah,dengan tema "Kesiapan dunia maritim dalam menghadapi revolusi industri 4.0," Sabtu (24/8/2019).

Capt. Wisnu Handoko pada kesempatan itu mengatakan tantangan global dalam menghadapi revolusi 4.0 adalah bagaimana suatu kebijakan Pemerintah disiapkan dalam menghadapi dunia digitalisasi online.

"Pengembangan Vessel Trafic Service (VTS), pengembangan alat komunikasi pendukung industri logistik. Bagaimana caranya menyikapi hoaks dalam program Tol Laut di era revolusi industri. Karena hal ini, juga menjadi tantangan Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0," tutur Capt. Wisnu Handoko.

Menurutnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sudah mengembangkan dan menerapkan Inaportnet sistem dan Delivery Order Online, di 4 (empat) pelabuhan Utama antara lain Tanjung Priok, Belawan, Tanjung Perak, Makassar dan Pelabuhan Tanjung Emas. 

"Secara tehnologi, ada kemungkinan di Indonesia akan ada kapal tanpa awak (drone). Walaupun untuk beberapa tahun lagi dan secara bertahap, sehingga hal ini harus disikapi dengan bijak oleh dunia pendidikan tinggi," imbuh Capt.Wisnu Handoko.

Selain itu, katanya Ditjen Perhubungan Laut juga mendorong penerapan sistem tiket online di berbagai pelabuhan di Indonesia, seperti Tanjung Emas Semarang, Muara Angke Jakarta, Bau-bau, Tulehu, Tanjung Pinang, Surabaya, dan Tarakan.

"Kegiatan seperti ini sangat bagus diselenggarakan mengingat di masa sekarang kita harus memberikan bekal kepada seminar nasional, agar siap menghadapi dunia dimasa revolusi 4.0," pungkas Capt.Wisnu Handoko.

Hadir narasumber dalam seminar itu, DR. Misbah dari Kemendikti, Capt Witono wakil ketua umum DPP INSA dan Dr Sri Setyarini Dosen Senior UPI. Kegiatan seminar nasional tersebut juga dihadiri oleh para Dosen dan Taruna - Taruni Politeknik Bumi Akpelni, DPD INSA Semarang, Perusahaan Pelayaran dan beberapa Perusahaan perbankan di Jawa Tengah
( Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.