DITPOLAIR KORPOLAIRUD MELALUI KP.KEPODANG -5001 BANTU PERTAMINA ATASI SEBARAN TUMPAHAN MINYAK MENTAH - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


DITPOLAIR KORPOLAIRUD MELALUI KP.KEPODANG -5001 BANTU PERTAMINA ATASI SEBARAN TUMPAHAN MINYAK MENTAH


WARTA INDONESIA - JAKARTA
Tiga pekan pasca terjadinya kebocoran instalasi pengeboran minyak lepas pantai milik Pertamina di Pantai Karawang Jawa Barat. Tumpahan minyak mentah mengakibatkan air laut di sebagian perairan sebelah Utara Karawang tercemar.


Saat ini, cuaca ekstrim dengan gelombang yang cukup tinggi serta angin yang kuat menuju arah Barat,  mendorong tumpahan minyak tersebut mengarah ke pulau - pulau di wilayah Kepulauan Seribu.

Terkait dengan informasi dan laporan tumpahan minyak yang telah mencapai Kepulauan Seribu tersebut. Pihak Pertamina terus melakukan upaya yang salah satunya dengan menggandeng pihak Ditpolair Korpolairud.

Sabtu (3/8/2019) menggunakan KP. Kepodang - 5001 dengan crew (ABK) berjumlah 27 personel dan 7 orang dari Tim Pertamina, kapal bertolak menuju Tanjung Sedari wilayah Perairan Karawang.

Kompol Riyaji, SST., M.M Komandan KP. Kepodang dalan rilisnya kepada awak media, Senin (6/8/2019) mengatakan pihaknya telah
menyisir dari Tanjung Sedari yang merupakan wilayah dari Perairan Karawang mengarah ke Barat. Dan juga telah mendeteksi, tumpahan minyak mentah sebarannya sudah ada yang masuk ke wilayah Perairan Kepulauan Seribu. Sehingga pembersihan kita lanjutkan ke arah Pulau Bidadari.

" Pembersihan dan penghambatan sebaran tumpahan minyak dilakukan secara manual, dengan menggunakan serokan jaring lalu dikumpulkan dengan kantong - kantong plastik," pungkasnya.

Sementara itu, Prasetyo Utomo Assmen Marunda Shorebase mengatakan bahwa kerjasama Operasi pembersihan dan pengambilan tumpahan minyak mentah ini berlangsung terhitung mulai tanggal 31 Juli - 6 Agustus 2018.

"Tumpahan minyak mentah yang berhasil diambil dan kumpulkan oleh Tim lalu kemudian didrop dan turunkan ke Dermaga Pertamina PHE ONWJ Marunda", ujarnya.

Dirpolair Korpolairud Brigjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H.,M.Hum 
mengatakan pihak Pertamina tengah serius menangani kebocoran sumur minyak dari pengeboran lepas pantai YYA Paltform PHE ONWJ di 2 KM di pantai utara Karawang Jawa Barat serta meminimalisir tumpahan minyak mentah dengan menebar oil boom di sekitar lokasi.

" Pekan lalu bersama dengan pihak dari Pertamina kita telah melaksanakan survey lokasi, pemetaan dan pengambilan sampel tumpahan minyak. Operasi kali ini adalah tindak lanjut dari proses tersebut," jelasnya.

Ditambahkannya, dengan kerjasama dan sinergi yang baik, kita berharap masalah ini dapat segera teratasi. 

" Dampak dari tumpahan minyak mentah ini dapat kita minimalisir sehingga tidak semakin meluas dan merugikan banyak pihak," pungkasnya. (Oddie/ Humas Ditpolair Mabes)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.