DITJEN HUBLA MELALUI KSU MAKASSAR KENALKAN PROGRAM SYAHDU KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN KEPADA MASYARAKAT - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


DITJEN HUBLA MELALUI KSU MAKASSAR KENALKAN PROGRAM SYAHDU KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN KEPADA MASYARAKAT


WARTA INDONESIA - MAKASSAR 

Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Makassar memperkenalkan program SYAHDU (Syahbandar Mengedukasi) mengenai Keselamatan dan Keamanan Pelayaran kepada masyarakat maritim di Makassar, Sulawesi Selatan (13/4/2019).

Program SYAHDU tersebut digelar di dua tempat berbeda yakni di Dermaga Kayu Bangkoa Makassar dan Dermaga V Pelabuhan Rakyat Paotere Makassar.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Makassar, Victor Vikki Subroto  dalam keterangan nya menjelaskan bahwa program SYAHDU tersebut merupakan gagasan dari KSU Makassar untuk masyarakat maritim di Makassar yang terlibat aktif dalam edukasi keselamatan dan keamanan pelayaran.

"Kami memberikan perhatian lebih terhadap upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan keamanan pelayaran. Dengan memberikan edukasi secara berkesinanbungan. Oleh karenanya kami memperkenalkan program SYAHDU sebagai salah satu program untuk mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan pelayaran merupakan kebutuhan mutlak dan tanggung jawab bersama," kata Victor.

Victor megatakan bahwa pada kesempatan tersebut, Syahbandar Makassar menurunkan 1 unit Kapal Patroli KPLP KN-5204. untuk mendukung kegiatan SYAHDU  bagi kapal-kapal yang melintas antar pulau di wilayah Kota Makassar.

"Kami mengedukasi masyarakat bahwa ketersediaan alat keselamatan di atas kapal adalah hal yang mutlak. Bagaimana membiasakan masyarakat untuk konsisten menggunakan life jaket dan pengaturan muatan di atas kapal. Bahkan pemberlakuan kewajiban pemasangan Automatic Identification System (AIS) di atas kapal," ujar Victor.

Program inovasi layanan Syahbandar Mengedukasi (SYAHDU) yang digagas Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar mendapatkan apresiasi dari stakeholder dan masyarakat maritim. 

Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar kali ini menggandeng stakeholder terkait diantaranya Kepolisian Dit Polairud Polda Sulsel, Polres Pelabuhan Makassar, Dinas Perhubungan Kota Makassar, PT.Pelindo IV Cab Makassar dan Syahbandar Perikanan Untia.

Dalam rangka pengawasan keselamatan pelayaran dengan metode edukasi atau pembelajaran di lapangan terkait aturan-aturan keselamatan pelayaran khususnya bagi pelaut tradisional antar pulau di Kota Makassar.

"Semoga dengan adanya program SYAHDU ini akan meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran dan menyadarkan ke semua pihak baik regulator, operator dan masyarakat bahwa keselamatan pelayaran dapat terwujud jika ada sinergi kita semua," pungkas Victor. (Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.