POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK MELALUI SAT. UNIT RESKRIM POLSEK KAWASAN MUARA BARU UNGKAP KASUS PELANGGARAN TINDAK PIDANA PASAL 365 KUHP - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK MELALUI SAT. UNIT RESKRIM POLSEK KAWASAN MUARA BARU UNGKAP KASUS PELANGGARAN TINDAK PIDANA PASAL 365 KUHP


WARTA INDONESIA - JAKARTA
Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Unit Reskrim Polsek Kawasan Muara Baru telah berhasil menangkap pelaku pelanggaran tindak pidana  kasus Pencurian dengan Kekerasan ( kena Pasal 365 KUHP),  Pukul 14,30 WIB, Senin 15 Juli 2019.

Unit Reskrim Polsek Kawasan Muara Baru melakukan penan
gkapan terhadap Pelaku melakukan pencurian dan kekerasan, atas dasar Laporan Polisi 14 Juli 2019. 

Pelaku tersebut dalam melakukan aksinya dengan modus mengambil Handphone. Dengan cara merebut dan memukul (melumpuhkan) korban. Sehingga Handphone dapat dimiliki kedua tersangka.


" Tempat kejadian perkara pelanggaran tindak Pidana tersebut dilakukan tersangka, di depan Warteg Jln. Muara Baru Penjaringan - Jakarta Utara," demikian disampaikan Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Dwi Susanto SH.MM dalam keterangan persnya diterima WARTA INDONESIA melalui Kasie Humas Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu Hendro Prayitno SH, di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

 AKP Dwi Susanto menjelaskan tersangka pelaku pencurian atas nama M.Kodir alias Kentang dan Wendi warga Kampung Kebon Tebu RT.017/RW.017 Kel. penjaringan Kec. Penjaringan - Jakarta Utara. Saat melalukan aksinya menggunakan 1 (satu ) Unit Sepeda Motor Yamaha Mio warna Putih tanpa Plat Nomor berikut kunci Kontak.

Menurut AKP Dwi Susanto bahwa atas kejadian tersebut diketahui dua orang saksi korban atas nama yakni  Andika A. Pamungkas  pekerjaan ABK Kapal warga Klepusari Kel. adiluhur Kec. Adimulyo Kab. Kebumen - Jawa Tengah. Sedangkan saksi kedua Chairul  Afrizal pekerjaan ABK Kapal warga Kelurahan Adiluhur Kec. Adimulyo Kab. Kebumen Jawa Tengah.

AKP Dwi Susanto mengatakan dari pemeriksaan petugas terhadap tersangka M.Khodir alias Kentang , bahwa benar telah melakukan pencurian dengan kekerasan bersama - sama dengan Tersangka Wendi dan berhasil mengambil 1 (satu) unit Handphone Samsung Galaxy S7.

" Kemudian Handphone tersebut dijual oleh tersangka kepada Wendi dan dari hasil penjualan, M.Khodir als Kentang mendapat bagian Rp 570.000,-( lima ratus tujuh puluh ribu rupiah). Dari tersangka M.Kodir petugas menyita barang bukti (BB) 1 (satu) unit Sepeda Motor Yamaha Mio warna Putih dan uang sebesar Rp.20.000.-( dua puluh ribu rupiah )," pungkasnya.(Oddie/WI)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.