DITJEN HUBLA JALIN KERJASAMA DENGAN AMSA DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI SHIP SAFETY INSPECTION CENTER OF EXCELLENCE - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


DITJEN HUBLA JALIN KERJASAMA DENGAN AMSA DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI SHIP SAFETY INSPECTION CENTER OF EXCELLENCE


WARTA INDONESIA - JAKARTA 

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali menjalin kerjasama dengan Australia Marine Safety Authority (AMSA). Kegiatan yang digelar kali ini berupa program Ship Safety Inspection Center of Excellence (SSI-COE) atau pelatihan yang ditujukan bagi para pejabat pemeriksaan keselamatan kapal, baik pemeriksa keselamatan kapal dalam negeri atau yang kerap disebut Marine Inspector maupun pejabat pemeriksa kelaiklautan dan keamanan kapal asing atau Port State Control Officer (PSCO).


Program ini diselenggarakan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok dari tanggal 22 sampai 26 Juli 2019. Kegiatan ini dihadiri oleh dua tenaga ahli (expert) dari AMSA, yaitu Mr. David Penny dan Mr. Tat Yeung, yang diasistensi oleh Koordinator PSC Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok Capt. Budi Paros Sitohang. Salah satu dari 10 orang anggota Tim Expert di SSI-COE yang  ditunjuk Ditjen Perhubungan Laut untuk membantu pelaksanaan peningkatan kemampuan pejabat pemeriksa keselamatan kapal di seluruh Indonesia. 

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok Amiruddin, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut
Berharap agar kerjasama antara Ditjen Perhubungan Laut dengan AMSA ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman yang baru bagi petugas pemeriksa keselamatan kapal. 

“Hal ini sangat penting mengingat pelabuhan Tanjung Priok merupakan salah satu pelabuhan utama. Yang ramai dikunjungi baik kapal dalam negeri maupun kapal asing sekaligus merupakan barometer pelabuhan pelabuhan lain di Indonesia,” ujar Amiruddin kepada awak media dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Amiruddin mengatakan saat ini Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok sendiri memiliki 7 (tujuh) orang pemeriksa kelaiklautan dan keamanan kapal asing.  Yang telah memiliki kualifikasi yang cukup baik, di antaranya pernah mengenyam pendidikan pemeriksaan kapal asing di Jepang (Sekretariat Tokyo-MOU). Pemeriksa ini kerap mengikuti seminar di dalam negeri maupun seminar di luar negeri yang dilaksanakan Sekretariat Tokyo-Mou ataupun pelatihan langsung dari AMSA.

“Hal ini yang membuat Pelabuhan Tanjung Priok menjadi tempat belajar bagi para pejabat pemeriksaan kapal yang baru atau yang sedang menjalani pendidikan," ungkapnya Amiruddin.

Menurut Amiruddin bahwa sesuai dengan amanat UU no.17 tahun 2008 tentang pelayaran, salah satu kewenangan Syahbandar adalah melakukan pengawasan kapal dalam negeri dan luar negeri.

“Beban berat ini akan dapat dilaksanakan oleh Syahbandar jika petugas petugas yang ada di bawahnya senantiasa update dengan aturan aturan terbaru. Termasuk para pejabat pemeriksa keselamatan kapal yang diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan berpedoman pada aturan aturan keselamatan yang berlaku baik secara nasional maupun Internasional,” paparnya Amiruddin.

Amiruddin juga menjelaskan Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok sangat terbuka, untuk setiap kegiatan yang dapat mendukung program program pemerintah diantaranya peningkatan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Amiruddin mencontohnya, beberapa tahun yang lalu Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok terpilih menjadi tuan rumah. Dalam hal pertukaran pengawas kapal asing atau PSC yang datang dari Chilli dan Jepang selama dua minggu. Untuk menyamakan persepsi tentang pemeriksaan kapal asing yang sesuai dengan Resolusi International Maritime Organization (IMO).

" Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok juga  dalam waktu dekat akan menerima siswa-siswa dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL). Para siswa merupakan ASN Perhubungan yang tengah mendapatkan pendidikan dan pelatihan pemeriksaan kapal asing," tutup Amiruddin. (Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.