DITJEN HUBLA GELAR SOSIALISASI PENUMPANG PELNI DI PELABUHAN SERUI " SATU TIKET UNTUK SATU TEMPAT" - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


DITJEN HUBLA GELAR SOSIALISASI PENUMPANG PELNI DI PELABUHAN SERUI " SATU TIKET UNTUK SATU TEMPAT"

WARTA INDONESIA - SERUI

Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Serui Tengah mensosialisasikan pelaksanaan aturan  "satu tiket kapal penumpang untuk satu tempat" yang akan diberlakukan mulai tanggal 1 Agustus 2019.

Pengaturan tiket tersebut dilakukan agar calon penumpang kapal Pelni di pelabuhan Serui mendapatkan fasilitas kapal dengan nyaman  disamping tentunya juga menciptakan ketertiban umum.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Serui, Oktovianus C. Karubaba kepada awak media di Serui - Papua, Sabtu (27/7/2019).

Oktovianus C Karubaba mengatakan PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) akan memberlakukan aturan baru tersebut mulai 1 Agustus 2019 terkait pengaturan para penumpang kapal milik PT. Pelni yaitu satu tiket penumpang untuk satu tempat.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada para calon penumpang yang akan menggunakan perjalanan melalui Kapal Pelni. Untuk membeli tiket jauh-jauh hari sebelum kapal tiba dan bersandar di dermaga Pelabuhan Serui.

“Kami menghimbau kepada masyarakat atau calon penumpang yang akan menggunakan jasa transportasi kapal PT. Pelni dari Pelabuhan Serui. Untuk tidak membeli tiket saat kapal masuk karena tiket yang akan dijual sesuai jumlah tempat duduk dari pelabuhan sebelumnya,’’ tutur Oktovianus.

Oktovianus juga berharap dengan di berlakukannya aturan baru ini kedepan penumpang kapal tersebut akan lebih teratur. Sehingga lebih terjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan para penumpang di atas kapal.

“Dengan aturan baru ini tentunya tidak ada lagi penumpang yang jalan cari – cari tempat tidur seperti di gang, bawah tangga atau sampai di dek luar,’’ tegas Oktovianus.

Untuk menunjang peraturan tersebut, Oktovianus menyebutkan bahwa,  pihaknya akan melakukan simulasi di pintu masuk pelabuhan hingga berlakunya penerapan tiket tersebut. Dengan melibatkan semua unsur terkait seperti PT. Pelni, Petugas Pelabuhan Kelas II Serui, Polsek KP3 Laut Serui dan beberapa pihak lainnya terkait di dalam pelabuhan.

Ditambahkannya, bahwa tujuan dilakukannya simulasi bagi para penumpang ini adalah untuk memberikan edukasi dan awareness kepada masyarakat agar dapat memahami aturan baru tersebut. Sehingga pada penerapannya nanti diharapkan agar para penumpang menjadi paham akan aturan baru dan pelaksanaan satu tiket untuk satu tempat akan berjalan dengan baik, teratur, aman dan lancar,’’ ungkap Oktovianus.

“Kami berharap aturan baru ini bisa meningkatkan pelayanan bagi para penumpang agar lebih teratur serta akan mengurangi tindakan kriminal di atas kapal karena yang bisa naik di atas kapal hanya para penumpang yang memiliki tiket saja,” pungkasnya.(Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.