DITJEN HUBLA GELAR PENYULUHAN KESELAMATAN PELAYARAN KEPADA PARA NELAYAN TRADISIONAL DI KEPULAUAN SERIBU - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


DITJEN HUBLA GELAR PENYULUHAN KESELAMATAN PELAYARAN KEPADA PARA NELAYAN TRADISIONAL DI KEPULAUAN SERIBU


WARTA INDONESIA - JAKARTA
Kementerian Perhubungan Cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kepulauan Seribu berkerjasama dengan Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta,   menggelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Penyuluhan keselamatan pelayaran kepada Nelayan Tradisional di Pulau Pari, Kepulauan Seribu - Jakarta, Jumat (19/7/2019).


Kepala Kantor KSOP Kelas IV Kepulauan Seribu Capt. Herbert Marpaung pada kesempatan mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan agar  masyarakat nelayan tradisonal selalu menaati peraturan tentang keselamatan pelayaran.

" Karena perlu kita sadari bahwa keselamatan pelayaran harus diutamakan, sehingga menciptakan tradisi tertib dalam pelayaran," ungkap Capt. Herbert Marpaung.

Capt. Herbert  Maarpaung mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Pulau Pari atas dukungan dari Pemerintah Daerah Kepulauan Seribu, hingga terselenggaranya Kegiatan Penyuluhan Nelayan Tradisional.

Direktur BP3IP yang diwakili Kabid Penyelenggara Diklat BP3IP, Indra Gunawan juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun rasa kebersamaan dan memotivasi para masyarakat nelayan tradisional. Diharapkan dalam melaksanakan tugas-tugas pelayaran selalu mengutamakan fakfor-faktor keselamatan dan prosedur pelayaran, sesuai amanat UU 17  Tahun 2008 tentang pelayaran.

"BP3IP selaku lembaga pendidikan selalu turut mendukung partisipasi meningkatkan keselamatan bertranspotasi khususnya di bidang pelayaran,"ungkapnya.

Indra Gunawan menambahkan dalam kesempatan tersebut, nelayan tradisional di Pulau Pari juga menyampaikan pentingnya keselamatan pelayaran, disamping untuk mencari nafkah sebagai nelayan.

Diadakannya kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Penyuluhan Nelayan Tradisional tujuannya adalah untuk memberikan informasi terkait seluk beluk Pelayaran.  Penyuluhan ink dilakukan selama 2 (dua) hari dengan tema " Peran Serta Nelayan Tradisonal dalam rangka Keselamatan Pelayaran."

Penyuluhan tersebut diikuti 250 orang peserta terdiri dari para Nelayan tradisional di Pulau Pari. Para masyarakat Nelayan cukup antusias mengikuti kegiatan sampai acara berakhir. (Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.