DITJEN HUBLA GELAR DIKLAT PERSONIL KPLP DALAM KETRAMPILAN MENEMBAK KERJASAMA DENGAN TNI AL DAN PUSDIK POLAIR - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


DITJEN HUBLA GELAR DIKLAT PERSONIL KPLP DALAM KETRAMPILAN MENEMBAK KERJASAMA DENGAN TNI AL DAN PUSDIK POLAIR


WARTA INDONESIA - JAKARTA 

Mendukung kelengkapan pada penegakan hukum keselamatan pelayaran, Ditjen Perhubungan  Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) terus meningkatkan kompetensi dan ketrampilan personil KPLP dalam hal kemampuan menembak.


Keterampilan dan kemampuan menembak menjadi sangat penting meski disiapkan hanya untuk persiapan atau jaga - jaga. Untuknya setiap tahunnya, KPLP senantiasa mengasah keterampilan personilnya.

"Dalam mengasah ketrampilan KPLP ini, bekerjasama dengan TNI AL dan Pusat Pendidikan Polisi Polair Pondok Dayung.  Kami menyelenggarakan pelatihan menembak personel KPLP mulai hari ini," demikian disampaikan Direktur KPLP Ahmad kepada awak media di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Menurut Ahmad bahwa pelatihan tersebut dilaksanakan guna membangun kepribadian pemimpin dan tim. Dengan ketangguhan, memiliki mental pejuang dan optimistis serta integritas tinggi . Dengan begitu maka mampu menghadapi dan mengatasi segala tantangan dalam pelaksanaan tugas KPLP.

Hasil dari kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi bekal dan meningkatkan pengetahuan personel berupa substansi kedisiplinan, profesionalisme, dan mampu menghadapi tekanan dalam tugas.

"Diharapkan pelatihan ini juga bisa berdampak pada masyarakat luas karena personel KPLP mampu memecah segala tantangan dan permasalahan mengenai Senjata Api Dinas pada Unit Kerja masing-masing," tuturnya.

Seluruh personel KPLP harus bisa menguasai mulai dari pengetahuan dan kemampuan menembak hingga cara-cara memelihara dan merawat senjata api demi kemaslahatan bangsa.

Ahmad menegaskan Kegiatan Pelatihan Keterampilan Menembak KPLP kali ini telah dirancang dengan nuansa yang penuh interaktif. Diharapkan agar seluruh peserta dapat mengikutinya dengan baik.

"Saya menyerahkan dan titipkan Anggota Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kepada Kopaska TNI Angkatan Laut dan Pusat Pendidikan Polair Pondok Dayung untuk dididik di tempat pelatihan," pungkasnya.

Sesuai dengan Rencana Garis Besar, Pelatihan Menembak Personel KPLP adalah untuk membangun kepribadian seorang pemimpin dan tim yang mempunyai mental kejuangan, optimis, motivasi dan integritas yang baik, sehingga mampu mengatasi segala macam tantangan dalam pelaksanaan tugas yang dihadapi, khususnya dalam penertiban Senjata Api Dinas dan Penegakan Hukum.

Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan bekal dan meningkatkan pengetahuan personel berupa substansi kedisiplinan, profesionalisme, bertanggung jawab dan mampu menghadapi tekanan.

Selain itu, kedepan dari kegiatan tersebut diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung adalah kemampuan untuk memecahkan segala tantangan dan permasalahan mengenai Senjata Api Dinas pada Unit Kerja masing-masing khususnya dalam konteks mulai dari pengetahuan dan kemampuan menembak hingga cara-cara memelihara dan merawat senjata api demi kemaslahatan bangsa. (Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.