PESERTA MUDIK BARENG BUMN DI PELINDO III SETIAP TAHUN MENGALAMI PENINGKATAN - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


PESERTA MUDIK BARENG BUMN DI PELINDO III SETIAP TAHUN MENGALAMI PENINGKATAN

WARTA INDONESIA - SURABAYA
Para penumpang kapal laut yang mendapatkan tiket gratis dari Program Mudik Bareng BUMN Pelindo III dari tahun ke tahun terus meningkat. Pelindo III Surabaya fokus memberikan layanan mudik gratis untuk para pemudik yang menaiki kapal laut. 
Para pemudik mendapatkan tiket kapal laut gratis dari beberapa pelabuhan di Kalimantan. Selain itu juga tiket bus gratis dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Emas Semarang dengan rute ke berbagai kota tujuan di Jawa dan Madura.
" Peningkatan animo ini menunjukkan adanya kebutuhan dari masyarakat, terutama para penumpang kapal laut yang kebanyakan merantau ke luar Jawa. Untuk bekerja di sektor informal, misalnya pekerja perkebunan. 
" Sehingga memiliki keterbatasan ekonomi dan sangat terbantu meringankan biaya mudik, apalagi yang mudik bersama keluarga. Pelindo III melayani mereka,” demikian disampaikan Direktur Operasional dan Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto, kepada awak media usai melepas peserta mudik gratis di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jumat (31/5/2019).
Putut Sri Muljanto menjelaskan berdasarkan data Pelindo III, bahwa trend peningkatan animo peserta program mudik gratis cukup signifikan. Pada tahun 2015 tercatat sekitar 5.000 tiket bus eksekutif gratis disediakan untuk para penumpang kapal laut yang tiba di pelabuhan.
Di tahun 2016 meningkat menjadi sekitar 5.600 tiket yang disediakan. Lalu di tahun 2017 meningkat lagi menjadi sekitar 6.000 tiket yang disiapkan. Kemudian pada tahun lalu meningkat dua kali lipat menjadi 14.000 tiket yang disediakan. Bahkan realisasinya tiket yang diberikan melebihi hingga sekitar 16.000 tiket. 
“Tahun 2019 Pelindo III untuk tahap awal menyiapkan 17.500 tiket, tidak hanya untuk tiket bus eksekutif gratis yang dioperasikan Damri, tetapi juga tiket kapal laut Pelni gratis. Bahkan sudah siap untuk mengakomodir jumlah animo peserta mudik gratis tahun ini yang diprediksi kembali meningkat sehinga Pelindo III menyiapkan kuota sampai total 30.000 tiket,” terang Putut Sri Muljanto.
Lebih lanjut, Putut Sri Muljanto menyebutkan tiket kapal gratis yang diberikan untuk 5 rute kapal pelayaran dari Kalimantan ke Jawa yang banyak dibutuhkan para perantau. Rutenya yakni dari Kumai – Tanjung Perak, Kumai – Tanjung Emas, Sampit – Tanjung Perak, Sampit – Tanjung Emas, dan Batulicin – Tanjung Perak. 
Semua dilayani oleh kapal milik Pelni, yaitu KM Kelimutu, KM Leuser, KM Binaiya, dan KM Egon. Pada masing-masing rute kapal laut tersebut tersedia 200-300 tiket gratis untuk sekali keberangkatan pada tanggal tertentu yang dimulai H-6 Hari Raya Idul Fitri.
Setelah para pemudik kapal laut tiba di pelabuhan, bisa langsung melanjutkan naik bus gratis dari Pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan Tanjung Emas. Awalnya rute yang disiapkan untuk keberangkatan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ialah untuk 5 jurusan ke Cepu, Madiun, Trenggalek, Blitar, dan Jember.
" Perkembangan terbaru di lapangan ada tambahan 2 rute bus, yaitu menuju ke Sumenep di Pulau Madura dan jurusan ke Malang yang juga ramai dibutuhkan pemudik dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pada tanggal 28 Mei 2019 banyak juga pemudik tujuan ke Tuban yang minta dilayani. Akhirnya Pelindo III memberangkat 1 bus untuk mengantar mereka berkumpul dengan keluarga,” ucapnya.
Sedangkan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang keberangkatan bus untuk tujuan ke Tegal, Wonosobo, Temanggung, Purworejo, Yogyakarta, Solo, dan Purwodadi. Bus gratis di kedua pelabuhan dikelola Pelindo III akan tersedia sejak H-7 hingga H-1 Lebaran.
VP Corporate Communication Pelindo III, Wilis Aji Wiranata, mengungkapkan, kontribusi pendapatan dari segmen layanan kapal penumpang hanya minoritas. Pendapatan perseroan didominasi kontribusi segmen bongkar muat barang dan energi, serta properti.
Pelindo III tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.  Termasuk proyek pembangunan 12 gedung terminal penumpang yang sebagian besar di pelabuhan-pelabuhan di luar Jawa. 
" Adanya fasilitas gedung yang representatif dapat mendorong terciptanya pelayanan penumpang kapal laut yang terstandarisasi antar pelabuhan yang satu dengan yang lain,” katanya.
Menurut dia, bahwa pengembangan layanan telah dilakukan dengan meningkatkan pemanfaatan teknologi digital. Papan informasi digital untuk jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal. Program Mudik Bareng BUMN yang dilayani Pelindo III juga mudah diakses melalui situs internet dan ponsel. 
" Pelindo III, telah mengajak sejumlah operator kapal agar menggunakan e-ticketing. Menyediakan aplikasi e-boarding, untuk memberikan boarding pass seperti yang sudah berjalan pada kereta api dan pesawat terbang. Penetrasi inovasi degital untuk memudahkan dan meningkatkan layanan transportasi laut sangat perlu didorong  bersama, dalam membantu Penumpang Angkutan Laut," paparnya.
Ditambahkannya, Posko gabungan lebaran telah didirikan di Terminal Penumpang GSN Pelabuhan Tanjung Perak  mulai tanggal 21 mei sampai 21 juni 2019 yang buka nonstop untuk membantu kelancaran arus mudik. 
“Personel gabungan dari kantor Otoritas Pelabuhan, Kantor Kesyahbandaran Utama, Distrik Navigasi, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kantor kesehatan Pelabuhan, Pangkalan PLP, Polairud, Garnisun, BMKG. Hingga Poltekpel telah disiapkan di posko untuk membantu para penumpang kapal laut agar perjalanan mereka aman dan nyaman,” pungkas Wilis Aji Wiranata.(Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.