CAPT.HERMANTA KEPALA KANTOR OTORITAS PELABUHAN UTAMA TANJUNG PRIOK MEWAKILI DIRJEN HUBLA RESMI MENUTUP POSKO LEBARAN 2019 - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


CAPT.HERMANTA KEPALA KANTOR OTORITAS PELABUHAN UTAMA TANJUNG PRIOK MEWAKILI DIRJEN HUBLA RESMI MENUTUP POSKO LEBARAN 2019


Capt.Hermanta Saat Menyampaikan Sambutan Dirjen Perhubungan Laut
 WARTA INDONESIA - JAKARTA
Kegiatan Posko Angkutan Laut Lebaran tahun 2019 (1440 H) telah berlangsung dari H-15 hingga H+15 Lebaran atau dari tanggal 21 Mei sampai dengan 21 Juni 2019 dengan baik dan lancar. Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2019 (1440 H) telah ditutup terlebih dahulu oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi pada H+7 (14 Juni 2019). Namun Posko untuk moda transportasi laut masih terus berlangsung hingga H+15.


“Perbedaan tersebut disebabkan oleh faktor pelayaran kapal dari satu titik ke titik lainnya memakan waktu lebih lama bila dibandingkan moda transportasi lainnya. Sehingga Posko Angkutan Laut Lebaran 2019 baru ditutup hari ini,” demikian disampaikan Capt Hermanta Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok saat memimpin Apel penutupan Posko Lebaran mewakili Dirjen Perhubungan Laut di Terminal Penumpang Nusantara I Tanjung Priok,Selasa (25/6/2019).

Capt Hermanta saat membacakan sambutan Dirjen Hubla R.Agus H.Purnomo mengatakan berdasarkan data laporan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019, jumlah pemudik angkutan laut tahun ini tercatat ada peningkatan. Dari H-15 sampai dengan H+14 tahun 2019, tercatat total penumpang sebanyak 1.960.605 orang atau meningkat 10.31 persen dibandingkan tahun 2018 dengan total penumpangnya sebanyak 1.777.339 orang. Hal ini diluar dugaan karena prediksi awal kenaikan jumlah penumpang angkutan laut Lebaran tahun 2019 sebesar 4.8 persen.

Capt Hermanta menyebutkan beberapa pelabuhan yang mengalami lonjakan penumpang paling tinggi selama masa Angkutan Laut Lebaran 2019 antara lain di Pelabuhan Batam, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, Tanjung Buton, Ternate, Tanjung Perak dan beberapa wilayah lain di Indonesia. “ Namun demikian, berkat dukungan dan koordinasi yang sangat baik dengan berbagai pihak, Sehingga lonjakan penumpang tersebut dapat ditangani dengan baik dan seluruh penumpang dapat terangkut hingga sampai ke tujuan,” ungkapnya.

Telah dilakukan berbagai cara untuk mengatasi lonjakan penumpang diantaranya dengan pengerahan kapal-kapal Negara baik kapal navigasi ataupun kapal patroli KPLP yang ditugaskan untuk mengangkut penumpang di pelabuhan yang terjadi lonjakan penumpang serta bantuan kapal dari TNI AL dan juga deviasi kapal penumpang yang diperbantukan untuk mengangkut penumpang yang melonjak dan memadati pelabuhan.

Dirjen R.Agus H Purnomo dalam sambutannya juga menyampaikan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut apresiasi terhadap keberhasilan program “Mudik Gratis Sepeda Motor Dengan Kapal KM. Dobonsolo yang terlaksana dengan sukses dan lancar serta mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat. Tercatat lebih dari 11.000 orang telah mengikuti kegiatan mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut tahun ini atau mencapai lebih dari 73 % kuota yang terisi.

“ Program Mudik Gratis tahun 2019 yang melayani trayek Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta – Pelabuhan Tanjung Emas Semarang PP ini tentunya menjadi bukti kepedulian Pemerintah yang berpihak pada masyarakat dan mendengar aspirasi masyarakat yang menginginkan mudik bareng, asyik lancar juga berkeselamatan,” kata Dijen Agus.

Menurut Dirjen Agus bahwa setelah satu bulan bekerja keras dan menyatukan langkah secara terkoordinasi untuk menyelenggarakan Angkutan Laut Lebaran, akhirnya tugas tersebut dapat berjalan dengan baik dan membuahkan hasil yang optimal. Secara umum penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 berjalan dengan sukses dan lancar serta tidak ada kejadian yang menonjol. Keberhasilan ini merupakan hasil dari usaha keras, kerjasama dan koordinasi yang baik dari semua pihak dan tentunya atas ridho dari Allah Tuhan Yang Maha Esa.

“ Saya selaku pimpinan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada instansi, Kementerian, Lembaga, PT. Pelni, Petugas Posko Angkutan Laut Lebaran baik di Kantor Pusat maupun di UPT Ditjen Hubla, operator komputer dan stakeholder maupun seluruh pihak yang telah membantu mensukseskan mudik Lebaran tahun ini. Sehingga dapat berjalan dengan aman, selamat, tertib dan nyaman sebagaimana slogan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yaitu Pastinya! (Pelayaran Aman, Selamat, Tertib dan Nyaman),” jelas Dirjen Agus.

Dirjen Agus menambahkan tak lupa kepada seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Laut baik di kantor pusat maupun di Unit Pelaksana Teknis (UPT). Saya ucapkan terimakasih atas segala kerja keras, pengorbanan dan pengabdiannya yang telah tulus ikhlas serta bekerja dengan hati khususnya selama penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran ini,. “Semoga hal tersebut menjadi amal ibadah kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” imbuhnya.

Menurut Dirjen Agus pihaknya menyadari masih terdapat benyak kekurangan dalam penyelenggaraannya. Kekurangan yang terjadi pada tahun ini, nantinya akan dijadikan evaluasi untuk memperbaiki penyelenggaraan mudik lebaran di tahun depan.

Mengakhiri sambutannya Dirjen Agus mengucapkan Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 secara resmi saya nyatakan “ditutup”. “ Semoga upaya peningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran tidak hanya dilakukan saat angkutan lebaran saja, tetapi harus setiap saat dan berkelanjutan sehingga tetap tercipta pelayaran yang aman, selamat, tertib dan nyaman.,” pungkasnya. (Oddie/WI).


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.