MENHUB: KESELAMATAN ADALAH YANG UTAMA, SAAT GELAR APEL ANGKUTAN LEBARAN 2019 DI TANJUNG PRIOK - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


MENHUB: KESELAMATAN ADALAH YANG UTAMA, SAAT GELAR APEL ANGKUTAN LEBARAN 2019 DI TANJUNG PRIOK

 

WARTA INDONESIA - JAKARTA  
Kementerian Perhubungan cq Direktorat Perhubungan Laut menggelar Apel Siaga Kesiapan, sekaligus membuka Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 (1440 H) di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (20/5/2019). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memimpin langsung pelaksanaan Apel. 


Apel ini dilaksankan untuk memantapkan koordinasi antar petugas dan instansi terkait serta penyedia jasa maupun asosiasi.Yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan angkutan laut Lebaran 2019.

Budi Karya Sumadi pada kesempatan itu, berpesan bahwa dalam pelaksanaan angkutan laut lebaran, semua pihak harus mengutamakan keselamatan. Karenanya persiapan matang harus dilakukan.

“ Untuk keselamatan kita telah mempersiapkan semua peralatan dengan baik, memperkirakan cuaca, dari BMKG, memberikan rekomendasi bagi kita dan kita menjalani dengan tertib sesuai dengan peraturan yang ada. Semoga apa yang kita laksanakan bisa memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Menhub Karya Budi Sumadi mengatakan sebagai salah satu pemberian pelayanan kepada masyarakat dalam mudik lebaran.Kemenhub telah menggelar mudik gratis menggunakan angkutan laut. Tahun ini kuotanya naik 2 kali lipat dari pada tahun 2018. Tahun 2019 Kementerian Perhubungan menyelenggarakan program Mudik Gratis Sepeda Motor dengan Kapal Laut. Mudik Gratis ini melayani trayek Jakarta Semarang PP, saat ini kuotanya telah terpenuhi 100%.

“Tahun ini memang ada suatu hal yang menarik bahwa mudik gratis, akan kita buat di sini bertambah relatif 2 kali lipat, itu kurang lebih 22.000 orang (orang dan juga berikut motor-motornya). Selain itu kita tambahkan juga mudik yang ke Panjang, Lampung, juga gratis, kita upayakan bisa menampung 10.000 orang,” terang Menhub.

Menhub, menambahkan bahwa hal yang perlu diketahui bahwa sekarang ini ada suatu pertambahan frekuensi masyarakat yang makin banyak menggunakan kapal laut.

Menhub Budi Karya Sumadi mencontohkan seperti di Makassar masyarakat yang menggunakan kapal laut untuk mudik lebaran ada sekitar 31.000 orang. Di Balikpapan, dimana lebih dari 10.000 orang penumpang yang menggunakan kapal laut. 

Menurut Menhub Budi Karya Sumadi hal serupa juga terjadi di Kumai, Sampit dan Jakarta. Maka Diharapkan penyelenggaraan mudik dengan kapal laut dioptimalkan dan pelayanan yanglebih baik lagi. 

“Oleh karenanya itu,  kita akan berikan kemudahan-kemudahan bagi penyelenggara agar kapasitasnya bisa dilaksanakan dengan lebih optimal. Kami akan lakukan survei dan inspeksi, jadi hari Minggu kita akan ke sidak ke beberapa tempat untuk memastikan di daerah tersebut apakah mempersiapkan dengan baik,” pungkas Menhub.

Hadir dalam Apel Siaga Kesiapan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 (1440 H). Dirjen Perhubungan Laut Agus H Purnomo, Direktur KPLP Ahmad, Para Pejabat dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Capt.Hermanta, Kepala Kantor Kesyahbandaran Pelabuhan Utama Tanjung Priok Amiruddin  dan jajarannya.

Selain itu, hadir juga Direktur Operasi IPC/PT Pelabuhan Indonseia (Persero) Prasetyadi, GM IPC Cabang Tanjung Priok Mulyadi, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan UtamaTanjung Priok dr Jefry Sitorus, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Priok Asrul, dan jajaran TNI AL, TNI AD, Polri, Bea Cukai, Basarnas dan asosiasi pelabuhan Tanjung Priok serta stakeholder terkait Provinsi DKI Jakarta. (Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.