PESERTA MUDIK GRATIS SEPEDA MOTOR DENGAN ANGKUTAN KAPAL LAUT TAHUN 2019 CAPAI LEBIH DARI 50 PERSEN - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


PESERTA MUDIK GRATIS SEPEDA MOTOR DENGAN ANGKUTAN KAPAL LAUT TAHUN 2019 CAPAI LEBIH DARI 50 PERSEN

WARTA INDONESIA -  SURABAYA
Pendaftar mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut yang diselenggarakan Kenmenhub cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut hingga hari ini, Minggu (14/4/2019) telah mencapai 58 persen dari target kuota yang disiapkan Ditjen Perhubungan Laut.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko kepada awak media di Surabaya, Minggu (14/4/2019) dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa kondisi ini sangat menggembirakan karena baru hari keenam sejak pendaftaran mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut dimulai per tanggal 8 April 2019 lalu.

Hal ini katanya menunjukkan semakin membaiknya pemahaman masyarakat yang ingin mudik dengan aman, selamat, tertib dan nyaman. Dengan cara menggunakan kapal laut dibandingkan cara mudik  menggunakan sepeda motor di jalan raya untuk merayakan Lebaran di kampung halaman.

"Kuota untuk keberangkatan kapal tanggal 30 Mei 2019 sebanyak 1.000 sepeda motor dan 2.000 orang dan saat ini telah terdaftar 356 sepeda motor dan 774 orang penumpang," ungkap Capt. Wisnu Handoko.

Menurut dia, untuk kapal mudik gratis sepeda motor tahun 2019 dengan jadwal keberangkatan tanggal 1 Juni 2019 tercatat 475 sepeda motor dan 1.068 orang penumpang dari total 1.000 sepeda motor dan 2.000 orang yang telah mendaftar di mudikgratis.dephub.go.id.

Sedangkan untuk arus balik, disebutkan Capt. Wisnu, jumlah pendaftar terbanyak untuk keberangkatan mudik gratis arus balik dari Semarang pada 8 Juni 2019, mencapai 398 orang dan 185 sepeda motor dari total kuota sebanyak 2.000 orang dan 1.000 sepeda motor.

Begitu juga dengan jadwal keberangkatan kapal arus balik dari Semarang tanggal 10 Juni 2019 telah terdaftar sebanyak 654 orang dan 287 sepeda motor dengan total kuota sebanyak 2.000 orang dan 1.000 sepeda motor.

Capt. Wisnu Handoko mengatakan optimis bahwa tingkat keterisian untuk mudik gratis khususnya arus mudik akan terus bertambah hingga nanti berakhirnya waktu pendaftaran mudik gratis dengan sepeda motor yaitu tanggal 30 Mei 2019.

"Program mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut ini diharapkan dapat mengurangi beban penggunaan jalan raya yang sudah padat selama mudik Lebaran," terang Capt. Wisnu Handoko.

Lebih lanjut Capt Wisnu Handoko menjelaskan Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut sejak tanggal (8/4) telah membuka pendaftaran online mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut tahun 2019 dengan rute Jakarta - Semarang dan Semarang - Jakarta melalui website: http://mudikgratis.dephub.go.id.

Jadwal keberangkatan angkutan laut mudik gratis dengan kapal bagi pengendara sepeda motor dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta – Tanjung Emas Semarang pada tanggal 30 Mei dan 1 Juni 2019. Sedangkan  untuk jadwal arus balik dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang – Tanjung Priok Jakarta mulai tanggal 8 dan 10 Juni 2019.

Kuota yang disiapkan oleh Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk mudik gratis dengan kapal tahun ini adalah sebanyak 4.000 sepeda motor dan 8.000 orang penumpang, yang terdiri dari 2.000 sepeda motor dan 4.000 orang penumpang untuk arus mudik, serta 2.000 sepeda motor dan 4.000 orang penumpang untuk arus balik.

Dalam pelaksanaan mudik gratis  dengan kapal tahun 2019 ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyiapkan 1 (satu) unit kapal penumpang untuk melayani mudik gratis sepeda motor dengan kapal.  

"Kami juga menyiapkan nomor hotline service mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut di 082299052018 dan 08197992019. Petugas kami akan melayani pertanyaan dari masyarakat seputar mudik gratis tersebut dengan senang hati agar mudik gratis sepeda motor melalui kapal laut ini sejalan dengan slogan Ditjen Perhubungan Laut yaitu PASTINYA (Pelayaran Aman Selamat Tertib dan Nyaman)," pungkas Capt. Wisnu Handoko. (Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.