KSOP MUARA ANGKE SOSIALISASI PENGGUNAAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN DI ATAS KAPAL - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


KSOP MUARA ANGKE SOSIALISASI PENGGUNAAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN DI ATAS KAPAL


WARTA INDONESIA - JAKARTA
Menjaga keselamatan pelayaran maupun menangani musibah pelayaran dalam seluruh aktivitas transportasi laut adalah mutlak dilakukan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. 


Sebagai langkah nyata kepedulian Pemerintah dalam meningkatkan keselamatan pelayaran. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Angke mengadakan Sosialisasi Pengenalan Fungsi dan Penggunaan Alat Pemadam Kebakaran yang berada di atas kapal, di Jakarta Senin (22/4/2019).

Kepala Kantor KSOP Kelas IV Muara Angke Capt. Handry Sulfian pada kesempatan itu dalan arahannya menyampaikan proses sosialisasi ini telah dilaksanakan mulai tanggal 1 April 2019, dimulai dari kapal-kapal ikan atau kapal nelayan. 

“Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini, para awak kapal ikan maupun kapal tradisional mengetahui berbagai jenis alat pemadam kebakaran, mulai dari bentuknya, jenisnya ataupun beratnya serta cara penggunaan alat pemadam ini secara umum,” ungkap Capt Handry Sulfian.

Capt Handry Sulfian mengatakan dalam sosialisai ini, tidak dilakukan praktik cara pemadamannya karena cara pemadaman kebakaran ada pelatihan khususnya yakni Basic Safety Training (BST). 

“Dengan diselenggarakannya sosialisasi ini akan mengurangi kejadian kebakaran di atas kapal. Kita semua pasti tidak ingin terjadi kebakaran kapal seperti yang di Muara Baru kemarin, mudah-mudahan kejadian seperti itu tidak akan pernah terjadi di Muara Angke,”  katanya.

Selain Kepala Kantor KSOP Muara Angke, narasumber lain yang memberikan pengarahan dalam sosialiasi ini,  Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP) Erika Marpaung juga ikut hadir sebagai narasumber.

Erika Marpaung mengatakan Ditjen Perhubungan Laut memiliki Balai Pengujian, salah satunya adalah BTKP. Jadi setiap alat keselamatan yang dipakai di atas kapal akan kita uji dulu di BTKP. 

Menurut Erika, BTKP telah memiliki standar dari alat-alat keselamatan dan panduan pemeriksaannya juga sudah ditetapkan. 

“Dari sekian banyaknya alat keselamatan yang harus dilengkapi di atas kapal seperti life jacket, peralatan pemadam kebakaran (PMK) dan peralatan lainnya, terlebih dahulu harus diuji prosedur dan mendapatkan rekomendasi dari BTKP. Sehingga dapat dipastikan bahwa alat keselamatan pelayaran tersebut dapat berfungsi dengan baik,” ungkap Erika Marpaung. 

Hadir dalam sosialisasi ini antara lain Kepala Unit Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan dan Kepelabuhanan (UPAPK) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Kapolsek Sunda kelapa, Kepala Damkar Jakarta Utara dan stakeholder terkait. 

Peserta sosialisasi yang ikut sebanyak 200 orang terdiri dari perwakilan dari berbagai operator perusahaan pelayaran seperti CV Sunhra, PT Bahari Simpati Nusantara, PT Niaga Arta Samudera serta para pemilik dan awak kapal tradisional di wilayah Muara Angke.(Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.