KANTOR OTORITAS PELABUHAN UTAMA TANJUNG PRIOK GELAR RAKOR ANGKUTAN LEBARAN 1440 H/ TAHUN 2019 - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


KANTOR OTORITAS PELABUHAN UTAMA TANJUNG PRIOK GELAR RAKOR ANGKUTAN LEBARAN 1440 H/ TAHUN 2019

 
WARTA INDONESIA - JAKARTA
Mengahapi Mudik Lebaran 1440 H atau Tahun 2019, jika dibandingkan Lebaran 1439 H ( tahun 2018) diperkirakan jumlah penumpang angkutan laut akan mengalami peningkatan sekitar 10 persen.


Dimana Lebaran 1439 H/2018 jumlah penumpang kapal laut melalui Pelabuhan Tanjung Priok mencapai 59.579 orang. Sedangkan Lebaran tahun ini ( 2019) diperkirakan bisa mencapai 65.537 orang.

Demikian disampaikan Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Capt. Hermanta saat gelar Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran 1440 H/2019 di Hotel Swis Bell Jakarta, Selasa (23/4/2019).


Capt Hermanta menjelaskan angkutan laut saat ini semakin diminati sebagai moda transportasi untuk mudik terutama mudik lebaran. Salah satu latar belakang meningkatnya minat akan moda transportasi ini yakni kenaikan harga pesawat. Dengan meningkatnya minat masyarakat akan moda kapal laut, Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  telah menyediakan layanan angkutan laut lebaran untuk membantu masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman dan selamat.

" Sebagai bagian dari pelayanan umum, layanan angkutan laut lebaran diharapkan dapat terlaksana dengan pengawasan yang ketat. Terdapat kenaikan jumlah penumpang angkutan laut lebaran dari tahun lalu sehingga bukan hanya pengawasan penumpang namun pengawasan akan kapal penumpang serta awak kapal dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin," ungkap Capt.Hermanta.

Menurut dia, kesabaran dan kejujuran dalam memberikan pelayanan ini, sangat dipentingkan agar tercipta hasil yang diharapkan.

Lebih jauh, Capt Hermanta mengatakan bahwa dalam rangka peningkatan kualitas layanan angkutan laut lebaran, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tajung Priok akan berkoordinasi dengan beberapa unit pelaksana teknis, perusahaan, instansi, dan asosiasi. Untuk bekerja sama melancarkan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019. Koordinasi akan dilaksanakan intensif di lingkungan Tanjung Priok dan Tanjung Emas. 
Pada kesempatan itu, Capt. Hermanta mengajak seluruh stakeholder pelabuhan Tanjung Priok untuk dapat bersama-sama melaksanakan tugas dalam mewujudkan transportasi laut yang aman, selamat, tertib, dan nyaman. 

" Saya berharap rapat koordinasi ini dapat menghasilkan kerja sama yang baik, demi menciptakan angkutan laut lebaran menjadi salah satu moda transportasi mudik masyarakat yang akan semakin diminati," tegasnya.
Capt.Hermanta menyebutkan armada yang disiapkan sebanyak 16 unit dengan kapasitas 14.765 penumpang. Kemudian membentuk posko pemantauan dan pengendalian Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 (1440 H) di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok.

Selanjutnya melakukan pengawasan intensif terhadap jumlah tiket yang dijual oleh operator agar tidak melebihi kapasitas angkut, melalui pelaksanaan cek in terhadap calon penumpang.

" Pihaknya juga akan mengadakan Apel Kesiapan (Gelar Pasukan), Meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran. Menciptakan ketertiban dan melarang para pedagang yang membawa/mengirim barang dagangannya agar tidak di tempatkan di lorong-lorong kapal serta menciptakan ketertiban pelaksanaan embarkasih dan debarkasih penumpang," terangnya.

Ditambahkannya, Otoritas Pelahuhan Priok juga akan menyampaikan Laporan Harian Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 (1440 H) pada kesempatan pertama kepada Posko Ditjen Hubla.

Selain itu, akan meningkatkan kesiapan dermaga dan fasilitas bongkar muat, sterilisasi penumpang di terminal dan di kapal (penumpang harus memiliki tiket).

“Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, akan mensosialisasikan jadwal dan kapasitas angkut kapal dan meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran,” pungkas Capt.Hermanta. (QOddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.