PT PELBUHAN INDONESIA III (PERSERO) RAIH PENGHARGAAN DARI KEMENTERIAN KEUANGAN RI - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


PT PELBUHAN INDONESIA III (PERSERO) RAIH PENGHARGAAN DARI KEMENTERIAN KEUANGAN RI


WARTA INDONESIA - JAKARTA 
PT Pelabuhan Indonesa III (Persero) menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai wajib pajak yang patuh dan kooperatif dengan melakukan integrasi data dan pertukaran data wajib pajak. Penghargaan diberikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kepada Direktur Keuangan Pelindo III Iman Rachman pada acara Apresiasi dan Penghargaan Kepada Wajib Pajak, di Jakarta, Rabu (13/3/2019). 
PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) operator kepelabuhanan  salah satu di antara 30 wajib pajak yang menerima apresiasi dan penghargaan pada kesempatan tersebut.
“ PT Pelindo III merupakan salah satu BUMN yang paling awal mengimplementasikan aplikasi, yang secara host-to-hostmengoneksikan data korporat dengan server penyelenggara pelaporan pembayaran pajak yang berlisensi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ini bentuk komitmen Pelindo III mendorong digitalisasi ekosistem perpajakan di Indonesia,” kata Iman Rachman.
Imán Rahman mengatakan bahwa manfaat dari integrasi sistem pajak secara digital dapat dirasakan oleh kedua sisi, baik perusahaan sebagai wajib pajak dan juga Pemerintah sebagai pengelola pajak negara. Dengan teknologi, kini meski jumlah pembayarannya besar, proses pelaporan dan pembayaran semakin mudah. 
" Proses audit juga akan semakin efisien dan jumlah setoran pajak akan terkontrol, sangat akuntabel. Pelindo III menggunakan inovasi teknologi untuk mendukung peningkatan penyerapan pajak negara,” ungkapnya. 
Pada kesempatan terpisah, Sekretaris Perusahaan Pelindo III Faruq Hidayat menambahkan, pelaporan e-faktur PPN Pelindo III telah dilakukan secara host-to-host dengan server DJP sejak Desember 2018 lalu. Kemudian untuk pelaporan e-SPT pajak penghasilan sudah menggunakan single database secara online sejak Februari 2019. Ke depan bukti potong (e-bupot) pajak penghasilan akan dapat diakses online.
Menurut Faruq Hidayat saat ini sedang dikerjakan pemetaan COA (chart of account) antara laporan keuangan dengan SPT yang dilaporkan agar dapat diakses langsung oleh DJP, sehingga potensi pajak dapat dicermati. 
" Ditargetkan selesai per April 2019 ini, pada tahap final integrasi data, akan dicapai Keterbukaan Informasi Perpajakan yang dapat diakses secara sistem terkoneksi antara wajib pajak dengan DJP,” terangnya. 
Faruq Hidayat menjelaskan kontribusi Pelindo III Group sebagai BUMN pada pendapatan negara. Selama kurun waktu tahun 2016 hingga 2018, setoran Pelindo III kepada negara tercatat mencapai Rp 5,12 triliun. 
" Setoran tersebut terdiri dari kewajiban perpajakan yang mencapai Rp 4,17 triliun kepada negara melalui Kementerian Keuangan dan pembayaran dividen melalui Kementerian BUMN sebesar Rp 948 miliar,” pungkasnya. (Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.