PEMPROV GORONTALO APRESIASI PROGRAM KEMENHUB ADAKAN DIKLAT PEMBERDAYAAN MASYARAKAT GORONTALO - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


PEMPROV GORONTALO APRESIASI PROGRAM KEMENHUB ADAKAN DIKLAT PEMBERDAYAAN MASYARAKAT GORONTALO

 
WARTA INDONESIA - GORONTALO 

Upaya mewujudkan pelayaran yang aman, selamat, tertib dan nyaman, Kementerian Perhubungan cq. Direkorat Jenderal Perhubungan Laut  melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Gorontalo selenggarakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) bagi para nelayan dan masyarakat di Gorontalo. Kegiatan DPM tersebut dibuka secara resmi  Wakil Gubernur Gorontalo DR. Drs. H. Idris Rahim, Jumat (29/3/2019).


Kegiatan DPM ini diikuti 120 orang peserta yang berasal dari masyarakat di provinsi Gorontalo khususnya para nelayan yang memiliki potensi namun kurang mampu secara ekonomi. Sebelumnya, kegiatan DPM sudah terlebih dahulu dilaksanakan dengan mengirimkan 49 peserta ke daerah Amurang tempat kegiatan pelatihan tersebut.

Kepala Kantor KSOP Kelas III Gorontalo Agustinus mengatakan, dengan luas wilayah  12.435 km² dan jumlah penduduk kurang lebih 1.133.237 jiwa. Dari sektor perikanan  salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) yang mempunyai potensi besar di Gorontalo.

Melihat potensi ini, Kantor KSOP Gorontalo berinisiatif untuk mengadakan Perjanjian Kerja Sama  dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran Minahasa Selatan. Untuk mendidik dan melatih masyarakat nelayan di sekitar Gorontalo agar memiliki dasar pengetahuan tentang keterampilan pelaut.

"Karena kegiatan DPM ini merupakan program nasional Kementerian Perhubungan. Sehingga KSOP Gorontalo hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelatihan dan sertifikasi, bagi nelayan dan masyarakat di wilayah Gorontalo," tutur Agustinus.

Menurut Agustinus, dengan adanya diklat ini maka cita-cita Pemerintah yang selalu mengkampanyekan pelayaran aman, selamat, tertib dan nyaman akan dapat diwujudkan. Karena program tersebut didukung oleh masyarakat yang mempunyai potensi dan memahami dasar-dasar ilmu keterampilan pelaut yang telah diberikan. 

“Kami sangat berharap nantinya para nelayan dapat lebih memaksimalkan dan menerapkan ilmu yang telah didapat dalam pekerjaannya sehari-hari,” pungkasnya.

Sementara, Wakil Gubernur Gorontalo DR. Drs. H. Idris Rahim,
pada kesempata itu menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Kementerian Perhubungan, yang telah berupaya untuk mengadakan kegiatan DPM ini secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya. 

“Kami bersyukur, Pemerintah dapat hadir di wilayah kami dengan mengadakan kegiatan DPM ini. Sehingga akan menjadikan para nelayan mempunyai keahlian sebagai pelaut tradisional yang lebih baik lagi,” ujar H. Idris Rahim.

Bentuk pelatihan keterampilan pelaut yang diberikan dalam program DPM ini meliputi pelatihan Basic Safety Training (BST), Advance Fire Fighting (AFF), Security Awareness Training (SAT), BST Kapal Layar Motor, dan Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil (SKK 60 Mil).(Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.