KM. KENDHAGA NUSANTARA 2 SIAP LAYANI TRAYEK T-2 TOL LAUT DARI TELUK BAYUR - SUMATERA BARAT - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


KM. KENDHAGA NUSANTARA 2 SIAP LAYANI TRAYEK T-2 TOL LAUT DARI TELUK BAYUR - SUMATERA BARAT



WARTA INDONESIA - PADANG 
Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut kembali menyerahkan satu unit kapal pendukung tol laut yakni kapal KM. Kendhaga Nusantara 2 ke PT. ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang Sumatera Barat (9/3/2019).


Penyerahan KM. Kendhaga Nusantara 2 ini didahului proses penyerahan dari pihak galangan kapal PT Industri Kapal Indonesia (Persero) kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut cq. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut yang diwakili Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri, Capt. Budi Mantoro.

Menurut Capt. Budi Mantoro  bahwa kapal KM. Kendhaga Nusantara 2 akan mulai beroperasi pada hari Senin (11/3/2019), untuk  melayani penyelenggaraan tol laut pada trayek T. 2 dengan menyinggahi pelabuhan Teluk Bayur  - Sinabang - Gunung Sitoli – Mentawai (Sikakap) - Teluk Bayur. 

"Dengan adanya kapal milik negara kapal KM Kendhaga Nusantara 2 di pangkalan Teluk Bayur akan menjadi sarana dan prasarana bagi masyarakat wilayah Sumatera Barat, pulau Nias dan sekitarnya. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk mengirim kebutuhan masyarakat, kebutuhan pokok penting, hasil produksi Usaha Kecil Menengah (UKM), hasil pertanian, hasil perkebunan, hasil perikanan, hasil perindustrian dan juga hasil pertambangan," jelasnya.

Lebih lanjut, Capt. Budi Mantoro mengatakan dengan menggunakan kapal KM Kendhaga Nusantara 2 dengan pelabuhan pangkal di Pelabuhan Teluk Bayur berkapasitas  100 Teus diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada stakeholder di wilayah Sumatera Barat, dengan kemampuan kapal yang dapat memuat muatan lebih banyak dibanding dengan menggunakan moda transportasi lainnya.

Pemerintah juga akan melakukan upaya peningkatan program-program konektivitas antarmoda sehingga tol laut tidak hanya dapat menjangkau dari port to port tetapi juga dapat menjangkau wilayah lebih dalam lagi (end to end). Dengan melibatkan moda lain seperti moda darat, penyeberangan maupun udara.

"Untuk daerah-daerah yang tidak memiliki akses jalan yang memadai, kita akan bersinergi dengan angkutan perintis, penyeberangan maupun pelayaran rakyat untuk mendukung konektivitas tol laut," ungkapnya .

Dalam pelaksanaan tol laut, kata Capt. Budi Mantoro, bahwa pemerintah juga akan bekerjasama dengan LSM-LSM dalam mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Untuk bisa membeli barang-barang yang didatangkan dari pelabuhan pangkal untuk kemudian dijual kembali kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan kontrak antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Hasan Sadili dengan pihak General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Padang, Saharuddin Koto. 

Hadir dalam acara penyerahan kapal KM. Kendhaga Nusantara 2 tersebut antara lain perwakilan dari Walikota Gunung Sitoli, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Teluk bayur, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kelas V Gunung Sitoli, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Sinabang, Kepala Dinas Perhubungan kota gunung sitoli Sumatera Utara, Direktur Utama PT Pelindo I (persero) dan Direktur ASDP Indonesia Ferry. (Oddie/WI).
     

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.