KANTOR OTORITAS PELABUHAN UTAMA TANJUNG PRIOK SELENGGARAKAN FORUM KEHUMASAN KE-I PELABUHAN TANJUNG PRIOK TAHUN 2019 - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


KANTOR OTORITAS PELABUHAN UTAMA TANJUNG PRIOK SELENGGARAKAN FORUM KEHUMASAN KE-I PELABUHAN TANJUNG PRIOK TAHUN 2019


WARTA INDONESIA - JAKARTA

Hubungan Masyarakat di semua lembaga saat ini memegang peranan penting dan strategis. Peran humas bukan hanya untuk meningkatkan citra, melainkan juga meningkatkan kinerja dan tugas-tugas kehumasannya sebagai garda terdepan dan etalase lembaga sebuah organisasi.


Jika dijabarkan tugas dan tanggung jawab humas diantaranya bagaimana menyelenggarakan pemberitaan, informasi, komunikasi, protokol dan dokumentasi, dan ini tentu bukan sesuatu hal yang sepele. 

Untuk itu dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, yang mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai aturan yang berlaku, namun juga fleksibel khususnya. Dalam membangun media relation sebagai mitra pemerintah dalam mempublikasikan informasi yang membangun, objektif, dan berimbang.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Capt.Hermanta
dalam sambutanya sekaligus membuka acara Forum Kehumasan Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok yang pertama tahun 2019  dengan tema “ Strategi Kehumasan Dalam Mengikuti Pola Konsumsi Kaum Millenial Di Era Komunikasi Digital"  di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Capt.Hermanta mengungkapkan secara pribadi dan sebagai Kepala .
Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok sangat mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan Forum Kehumasan hari ini. 

" Semoga dengan kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana berkomunikasi dan silaturahmi,  antara Instansi Pemerintah dan para stakeholders di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok," katanya.

Lebih lanjut Capt Hermanta mengatakan keberhasilan sebuah instansi atau organisasi tidak bisa lepas dari sejauh mana instansi tersebut mampu memberdayakan secara optimal peran kehumasan. Ditengah keterbatasan Sumber Daya Manusia yang belum memadai, unit kehumasan dituntut harus tetap mampu memaksimalkan kinerjanya. 

Dalam kenyataannya, katanya belum semua unit kehumasan memiliki kualifikasi SDM yang diinginkan. Seiring dengan terus berkembangnya teknologi Informasi Digital, pemerintah maupun organisasi swasta dituntut untuk meningkatkan kualitas, profesionalisme dan akuntabilitas publik dalam menjalankan aktivitasnya.

" Era transparansi dan perkembangan teknologi informasi telah menjadikan masyarakat lebih kritis. Kondisi seperti ini menuntut instansi atau organisasi untuk mengakomodir dan mengantisipasi keinginan masyarakat atau publik untuk memperoleh informasi," ungkapnya.

Capt.Hermanta menjelaskan perkembangan teknologi informasi telah melahirkan perkembangan yang cukup pesat pada media cetak dan elektronik. Menjamurnya berbagai media massa dan derasnya arus informasi belum merupakan jaminan akan memberikan pencerahan informasi kepada masyarakat, bahkan bisa saja membuat bingung masyarakat. Dengan kondisi tersebut diperlukan metode-metode atau strategi bagi unit kehumasan yang dapat memonitor dan mengimbangi arus informasi yang beredar di masyarakat. 

" Perkembangan teknologi digital informasi yang terus meningkat juga harus bisa dimanfaatkan secara efektif oleh unit kehumasan, baik pemerintah, BUMN maupun swasta, karena jika tidak, Humas  akan selalu ketinggalan dalam menyebarluaskan kebijakan-kebijakan publik,"paparnya. 

Menurut Capt.Hermanta paradigma tentang kehumasan harus mampu mengikuti perkembangan teknologi komunikasi dalam menyampaikan dan mensosialisasikan program-program pemerintah ataupun organisasi. Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok sendiri juga telah mengadopsi perkembangan teknologi digital komunikasi ini. 

Dalam menyebarluaskan kebijakan, program dan kegiatan, Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Ditjen Perhubungan Laut, maupun Kementerian Perhubungan, telah memanfaatkan beberapa sosial media seperti instagram, youtube, twitter dan facebook.

" Oleh karena itu pada kesempatan ini, kami sengaja mengundang narasumber dari Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan dan Praktisi Komunikasi Digital untuk memberikan pandangan dan pengetahuan kepada para unit kehumasan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok.Mengenai Strategi Kehumasan dalam Mengikuti Pola Konsumsi Kaum Millenial di Era Komunikasi Digital," tuturnya.

Ditambahkannya, diharapkan forum ini dapat menambah wawasan, keterampilan dan pengetahuan terkait peran kehumasan di era digital. Meningkatkan kolaborasi serta sinergi antar humas di Pelabuhan Tanjung Priok dalam rangka membangun reputasi sektor transportasi khususnya di Pelabuhan Tanjung Priok.

Forum Kehumasan Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok yang pertama tahun 2019. Menghadirkan Nara Sumber Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik (BKIP) Kementerian Perhubungan B. Hengki Angkasawan dan Praktisi Komunikasi Digital Firman Kurniawan Sujono, serta para undangan stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok.(Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.