KANTOR KESYAHBANDARAN UTAMA PELABUHAN BELAWAN GELAR SOSIALISASI PENANGANAN SAMPAH DAN LIMBAH B3 - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


KANTOR KESYAHBANDARAN UTAMA PELABUHAN BELAWAN GELAR SOSIALISASI PENANGANAN SAMPAH DAN LIMBAH B3


WARTA INDONESIA - MEDAN 

(Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan (KSU Belawan) menggelar Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Teknis Penanganan Sampah dan Limbah B3 bainstansi Pemerintah terkait dan para stakeholder di Pelabuhan Belawan, Medan, Kamis (28/3/2019).

Sosialisasi tersebut dengan tema “Dengan terlaksananya Sosialisasi Penanganan Sampah dan Limbah B3, Kantor KSU Belawan mendukung terwujudnya Green Port dan Penegakan Hukum sebagai Upaya Mewujudkan Terciptanya Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Di Pelabuhan Belawan”. 

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama  Pelabuhan Belawan Sugeng Wibowo mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk membahas beberapa isu keselamatan dan keamanan pelayaran di Pelabuhan Belawan, antara lain penanganan sampah dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di pelabuhan, keamanan pelabuhan, dan penegakan hukum.

“Momen ini sekaligus menjadi forum silaturahmi dan koordinasi tentang keselamatan pelayaran serta upaya-upaya penegakan hukum di Pelabuhan Belawan,” ujar Sugeng dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Penanganan Sampah dan Limbah B3 di Medan.

Menurut Sugeng Wibowo, hambatan-hambatan dalam pelaksanaan keselamatan pelayaran di Belawan masih dikatakan minor dan dapat teratasi. Pelaksanaan penanganan sampah dan limbah B3 di pelabuhan merupakan salah satu bentuk penerapan pelabuhan berwawasan lingkungan (Green Port), yang telah diamanatkan di dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2010 tentang Perlindungan Lingkungan Maritim dan beberapa Peraturan Menteri Perhubungan terkait lainnya. 

“Sedangkan terkait isu keamanan pelabuhan dan penegakan hukum, Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Belawan memiliki tugas dan fungsi dalam menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran. Sehingga pihak manapun yang melakukan operasional di Pelabuhan Belawan akan merasakan manfaatnya,” jelasnya. 

Sugeng Wibowo mengakhiri sambutanya berharap agar koordinasi dan komunikasi antara KSU Belawan dengan seluruh stakeholder yang ada di Pelabuhan Belawan dapat terus dibangun dan terjalin dengan baik. 

“Jika ada hambatan dalam pelayanan, silahkan berkoordinasi langsung dengan Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Belawan baik itu melalui Kepala Seksi, Kepala Bidang atau bahkan langsung kepada Kepala Syahbandar,” pungkasnya. (Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.