SISTIM DEGITALISASI MEMUDAHAKAN PENGAWASAN K3 - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


SISTIM DEGITALISASI MEMUDAHAKAN PENGAWASAN K3

WARTA INDONESIA - SURABAYA
Era transformasi teknologi saat ini serba digital memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam melakukan pengawasan dalam keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pengelolaan K3 tujuannya tidak lain untuk lebih difokuskan pada pencapaian tingkat kecelakaan nihil atau zero accident.

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) telah menyelenggarakan seminar bertajuk strategi peningkatan performa K3 di era masyarakat digital,  seminar  PT Pelindo III sekaligus sebagai simbolis dalam penutupan bulan K3 dilaksanakan di Surabaya,Selasa (12/2/2109).

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo memaparkan sejumlah tantangan dalam penerapan K3 di berbagai sektor industri mulai dari UMKM hingga korporasi besar.

 “Ada 44.000 perusahaan di Jawa Timur yang dibagi dalam 3 kelompok besar, sedang dan kecil. Yang telah mendaftarkan perusahaan sekitar 12.000an. Kalau sudah terdaftar itulah yang menjadi obyek pengawasan kita,” tuturnya.

Himawan Estu Bagijo menjelaskan bahwa saat ini kita mendorong perusahaan untuk wajib lapor yang bisa dilakukan secara manual atau online. Setelah melakukan pendaftaran barulah kita bisa melakukan fungsi pengawasan terhadap kegiatan perusahaan karena kita baru tahu kegiatan perusahaan tersebut dari pendaftaran itu.

“Dari sisi itu kita bisa memilah mana perusahaan yang beresiko tinggi, disitulah kita bisa melakukan pengawasan tenaga kerja itu. Dari data yang terdaftar kita bisa me-ranking perusahaan terhadap kepatuhan safety tadi. Hari ini kita tidak bisa bekerja sendiri, harus bersinergi. Kita minta bantuan media bahwa perusahaan bisa melakukan pendaftaran via online,” jelasnya.

Pakar Internet Indonesia Ivan Lanin juga pada kesempatan itu menyampaikan bahwa awareness generasi muda perlu diraih dengan optimasi penggunaan sosial media. Karakter masing-masing media sosial perlu dipahami misal Youtube lebih penggunaan video, Instagram penggunaan infografis dan videografis. “Pemahaman tentang kanal komunikasi media sosial diperlukan agar dapat engagement dengan penggunanya,” terangnya.

Sementara itu, Senior Manager Pelayanan SDM dan HSSE Pelindo III, Edi Priyanto menyampaikan bahwa era digitalisasi membuat cara kerja menjadi lebih efisien karena kita tidak perlu lagi keluar untuk melaporkan.

Menurut Edi Priyanto dari sisi Pelindo III ada perkembangan trend bahwa dengan adanya digitalisasi ini pelaporan bisa menjadi lebih simple. Selama ini masih enggan untuk datang dan belum tentu ketemu orangnya bahkan harus antri. Dengan sistem online seperti ini data cepat dihimpun.

“ Upaya mendukung digitalisasi tersebut, saat ini Pelindo III membuat inovasi digitalisasi e-safety, dalam melakukan pengawasan dan pengendalian atas implementasi K3 di lingkungan korporasi terutama dari segi operasional,” katanya.

Aplikasi berbasis android tersebut menjadi sarana komunikasi digital  yang bertujuan untuk mempercepat pelaporan awal kecelakaan kerja, mengefektifkan tindak lanjut K3, mempermudah penerapan K3 dan monitoring serta sebagai sarana komunikasi HSSE terminal dan pelabuhan.

“Penggunaaan aplikasi seperti e-safety sangat memberikan kemudahan dalam hal pelaporan, inspeksi, safety patrol, induksi dan informasi K3 lainnya karena memiliki kelebihan di antaranya kecepatan, real time, mudah diakses, simpel, efisien, dan respon cepat,”pungkas Edi Priyanto. (Oddie/WI).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.