SAT RESKRIM POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK BERHASIL UNGKAP PENJUAL SENJATA AIRSOFT GUN ILLEGAL - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


SAT RESKRIM POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK BERHASIL UNGKAP PENJUAL SENJATA AIRSOFT GUN ILLEGAL





WARTA INDONESIA - JAKARTA
Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Unit I Satuan Reskrim berhasil mengungkap penjualan Airsoft Gun illegal melalui perdagangan on line. Pengungkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat diterima anggota opsnal Unit I Ranmor.


Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP  Moh. Faruk Rozi melalui rilisnya disampaikan Kasubag Humas Polres Iptu Hendro Prawitno diterima WARTA INDONESIA di Jakarta, Jumat (15/2/2019), menjelaskan bahwa Berdasarkan informasi tersebut team ospnal I melakukan penyelidikan dan (Undercover Buy) menjadi pembeli. Melalui under cover pembeli itu,  team berhasil mengamankan senjata Airsoft Gun dan beberapa peluru gotri dan gas Co2 di dua lokasi.

“ Pada hari Kamis, 14 Februari 2019 sekitar Pukul 13.30 WIB di Jln Kramat Raya Kelurahan  Lagoa Kecamatan  Koja - Jakarta Utara,  dan pada hari yang sama Pukul 16.30 WIBdi Jln. Lorong 104 Timur Kelurahan Koja - Kecamatan  Koja Jakarta  Utara," katanya.


AKP Moh.Faruk Rozi menyebutkan pelaku penjualan  senjata Airsoft Gun  yang diamankan atas nama Muchamad Jaelani alias Rizal warga Jln. Mandi Blok. O No.37 RT. 009/RW.008 Kelurahan Lagoa - Kecamatan Koja - Jakarta Utara. Anggota opsnal unit 1 Ranmor melakukan penggeledahan di rumah pelaku, anggota menemukan  1 (satu) pucuk Airsoft Gun beserta Gas Co2.

" Berdasarkan hasil keterangan dari Muchamad Jaelani alias Rizal saat di introgasi anggota bahwa Airsoft Gun tersebut di dapatkan dari seorang laki-laki yang bernama Hitral alias Ahmad pada hari itu juga telah melakukan perjanjian dengannya untuk bertemu guna membeli Airsoft Gun," terangnya.

Lebih lanjut, AKP Moh. Faruk Rozi mengatakan mendengar keterangan itu anggota opsnal Unit 1 Ranmor langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Hitral alias Ahmad yang sedang membawa 1 (satu) pucuk Airsoft Gun. Anggota Opsnal Unit 1 Ranmor langsung membawa orang tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

AKP Moh.Faruk Rozi juga menyebutkan secara rinci barang bukti  dari masing - masing pelaku penjual Airsoft Gun Ilegal yang ditemukan anggota Opsnal Unit I Ranmor.  Dari tangan pelaku atas nama Muchamad  Jaelani alias Rizal yaitu 1 (satu) pucuk senjata Airsoft Gun jenis  Colt Depender series 90 merek Sporr 321 Caliber 6 mm type WC - 321-B dengan senjata 18C16218 buatan Taiwan berwarna hitam.


Selain itu, 1 (satu)  pucuk senjata Airsoft Gun jenis M-84 Bareta Sport Caliber 6 mm berwarna hitam,  1 (satu)  buah plastik Alfa Mart,  1(satu) buah kardus senjata Airsoft Gun bertuliskan sporr 321, 1(satu) kantung peluru keramik hitam dan putih,  1 ( satu) kantung peluru/ball bering (BB)  berwarna silver dan gold, 5 (lima)  buah gas CO2 merek Rosman berwarna silver dan 13 (tiga belas)  kartu anggota Tiger Shoooting Club Airsoft Gun Jakarta.

Ditambahkannya,  dari tangan pelaku atas nama Hitral alias Ahmad,  ditemukan barang bukti yaitu 1 (satu)  pucuk senjata Airsoft Gun jenis Revolver Smith and Wesson Sport Caliber 4,5 mm buatan Taiwan berwarna coklat, 1 (satu) buah kardus senjata Airsoft Gun bertuliskan Win Gun Revolver Sport 733, 1 (satu)  kantung peluru/ball bearing dan 1(satu) buah gas CO2 merek Rosman berwarna silver.

Kedua pelaku  penjualan Airsoft Gun illegal melalui online ini,  dipersangkakan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951. (Oddie/WI).

3 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.