KETUA UMUM FKPP II PRIHATIN ATAS TINDAKAN OKNUM IKAPENDA MINTA DANA MENGATASNAMAKAN PENSIUNAN PELINDO II - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


KETUA UMUM FKPP II PRIHATIN ATAS TINDAKAN OKNUM IKAPENDA MINTA DANA MENGATASNAMAKAN PENSIUNAN PELINDO II




WARTA INDONESIA - JAKARTA
IKAPENDA ( Ikatan Pensiunan Pelabuhan Indonesia Dua)  merupakan wadah atau organisasi pensiunan karyawan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang dipimpin Azreal Temy. Kepengurusan IKAPENDA selama tiga periode dinakhodai Azreal Temy sebagai Ketua Umum.


IKAPENDA telah menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) pada tanggal 25  Pebruari 2019 untuk pemilihan pengurus periode tahun 2019 - 2023, di PMLI Ciawi - Bogor, dan hasil Mubes terpilih Ketua Umum Firdaus Jasad dan Ketua Harian Solikhin.


"Pelaksanaan Mubes IKAPENDA  tersebut terindikasi penuh settingan dan terkesan terlalu dipaksakan serta bertentangan dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART). Pasalnya, karena saat Mubes, pemilihan Ketua Sidang tidak dilakukan secara demokratis, langsung ditunjuk oleh pimpinan yang semestinya dipilih oleh peserta Mubes," kata Harry Sutanto Ketua Umum FKPP II  kepada WARTA INDONESIA di Jakarta, Rabu (27/2/2019).


Harry Sutanto mengatakan kandidat yang masuk bursa tidak dipilih, secara tertutup para pengurus lama langsung menentukan pimpinan sidang, wakil pimpinan sidang dan sekretarisnya. Hadirnya KERTA ( Kerukunan Wanita) yang merupakan istri dari pengurus bagian dari IKAPENDA seharusnya memiliki hak untuk memilih dan dipilih tetapi versi Mubes IKAPENDA mereka tidak punya hak.


Yang aneh lagi katanya dalam Mubes tata tertib (tatib) dibuat sedemikian rupa, tanpa adanya tatib tertulis, tatib hanya dibacakan secara cepat untuk menghindari kritikan dari peserta Mubes.

Dijelaskannya, sesusai surat FKKP sebelumnya bahwa kehadiran anggota FKPP dalam pelaksanaan Mubes diundang atau tidak. FKPP tetap hadir tetap hadir mengawal pelaksanaan Mubes sesuai dengan AD terbuka, akuntabel dan bertanggung jawab.


Lebih lanjut Harry Susanto mengatakan saat rombongan FKPP tiba dilokasi acara, didepan pintu gerbang sudah dijaga beberapa anggota Polri. Namun anggota FKPP tidak melakukan tindakan apapun, beruntung anggota Polri sangat simpatik terhadap anggota FKPP yang hadir saat itu.

" Setelah Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Saptono R Irianto hadir dan langsung melakukan mediasi. Akhirnya rombongan FKPP II dapat masuk ruangan mengikuti acara Mubes, " jelasnya.


Keberlangsungan wadah tersebut selama ini cukup sangat memprihatinkan dan terkesan tidak dikelola dengan baik serta para pengurus tidak aspiratif terhadap kebutuhan anggotanya. 


" Didalam tubuh organisasi ini, masih ada oknum pengurus IKAPENDA yang diduga melakukan tindakan kurang terpuji. Oknum tersebut melakukan kegiatan dengan meminta - minta dana bantuan ke cabang - cabang Pelindo II dan Direksi anak perusahaan IPC/ Pelindo II dengan mengatasnamakan karyawan pensiunan. Hal ini kami anggap sangat memalukan," katanya.


Harry Susanto saat ini sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Pensiunan Pelabuhan Indonesia II (FKPP II), mengatakan kami mendapat laporan dari anggota FKPP II,  bahwa oknum IKAPENDA tersebut bukan saja meminta bantuan dana, akan tetapi meminta bantuan juga kepada perusahaan swasta, sikap ini sangat memalukan pensiunan PT.Pelindo II


Harry Sutanto mengungkapkan pihaknya mengakui ada hal - hal yang kurang patut dilakukan dan kami  sangat sesalkan atas sikap para senior di IKAPENDA tidak mewariskan nilai-nilai yang baik kepada penerus atau regenerasi IKAPENDA. 


" Kami menilai Pengurus IKAPENDA tersebut patut kami duga adanya nuansa - nuansa yang terindikasi kecurangan dan ambisius yang membabi buta. Hal ini, mereka lakukan demi kepentingan-kepentingan pribadi dan kelompok serta seseran kebutuhan hidup di dalamnya," ungkapnya. 

Harry Susanto mencontohkan seperti mendapatkan proyek dari IPC termasuk order mengajar dari PMLI Ciawi - Bogor. Bahkan adanya dugaan, telah menyalah gunakan permintaan bantuan dana kepada cabang-cabang Pelindo II dan Direksi Anak Perusahaan dengan mengatas namakan pensiunan.

Perlu diketahui katanya bahwa kami mendirikan FKPP II  dengan misi adalah dalam rangka mengembalikan misi IKAPENDA, untuk kepentingan seluruh pensiunan dan bukan untuk kepentingan kelompok semata. 


Susunan pengurus Forum Komunikasi Pensiunan Pelindo II (FKPP) Ketua Umum Harry Sutanto,(Ketum), Sekretaris Jenderal Dalsaf Usman (Sekjen) dan Penasehat FKPP II  Herman Prayitno Mulyono.

" Sementara IKAPENDA notabene nya selama ini, kami anggap sebagai organisasi pensiunan karyawan Pelindo II, tidak mempunyai pertanggung jawaban terhadap anggota. Hal ini terbukti bahwa IKAPENDA selama ini memiliki usaha , tetapi tidak ada laporan pendapatan usaha yang dilakukan pengurus. Sikap kepengurusan seperti ini sangat jelas bertentangan dengan Anggaran Dasar (AD) IKAPENDA," pungkas Harry Susanto. (Oddie/WI)

3 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.