KEMENHUB Cq. PEHUBUNGAN LAUT DORONG USAHA KEAGENAN KAPAL MANFAATKAN DIGITALISASI DALAM PENINGKATAN PELAYANAN ANGKUTAN LAUT - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


KEMENHUB Cq. PEHUBUNGAN LAUT DORONG USAHA KEAGENAN KAPAL MANFAATKAN DIGITALISASI DALAM PENINGKATAN PELAYANAN ANGKUTAN LAUT



WARTA INDONESIA - JAKARTA 
Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut mendorong usaha keagenan kapal untuk memanfaatkan digitalisasi dalam peningkatan pelayanan angkutan laut agar lebih efektif, efisien, cepat dan berkualitas.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko saat memberikan sambutan saat pembukaan Rapat Kerja (Raker) Indonesia Ship Agencies Association (ISAA)  digelar di Hotel Harris, Jakarta Utara ,Jumat (25/1/2019).


Capt. Wisnu Handoko mengatakan  Undang - Undang Pelayaran No 17 tahun 2008 tentang Pelayaran merupakan salah satu landasan bagi konsep pengembangan industri pelayaran Indonesia, dalam rangka mewujudkan transportasi laut yang efektif dan efisien. Oleh sebab itu, pemerintah akan terus mendukung pengembangan industri pelayaran di Indonesia, salah satunya adalah usaha jasa terkait dengan angkutan di perairan khususnya bidang keagenan.

"Tentunya untuk era saat ini, pengembangan bidang keagenan kapal harus disertai pemanfaatan teknologi agar hasilnya menjadi lebih baik dan memiliki nilai kompetitive mampu bersaing di level Internasional," ungkapnya.

Capt. Wisnu Handoko menyebutkan  bahwa usaha keagenan kapal merupakan amanat UU Pelayaran dan PP no. 20/2010 tentang Angkutan di Perairan yang pelaksanaannya diatur dalam PM no. 11/2016 tentang Penyelenggaraan dan Pengusahaan Keagenan Kapal.

"Memasuki era digital sekarang, kami berharap agar ISAA dapat mendorong anggotanya untuk memanfaatkan teknologi informasi kepada pengguna jasa sehingga memberikan kemudahan informasi dan layanan," katanya. 

Lebih lanjut Capt. Wisnu Handoko menjelaskan bahwa Ditjen Perhubungan Laut mendapatkan mandatory pengembangan Inaportnet secara nasional dan mendorong enforcement Delivery Order (DO) Online dengan bekerjasama Ditjen Bea dan Cukai.

"Delivery Order (DO) Online harus bisa terintegrasi antara institusi di kepelabuhanan dan Ditjen Perhubungan Laut akan berkerjasama dengan Ditjen Bea dan Cukai untuk enforcement DO Online. Bagaimana di era digital ini, kita bisa menangkap peluang. Dan ini menjadi tantangan usaha keagenan disini,” paparnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang terdapat pada SIMLALA (Sistem Informasi Manajemen Lalu Lintas dan Angkutan Laut)  dari tahun 2017 sampai saat ini sudah 297 SIUPKK (Surat Izin Usaha Perusahaan Keagenan Kapal) yang telah diterbitkan dan pada tahun 2018 jumlah PKKA (Pemberitahuan Keagenan Kapal Asing) yang telah diterbitkan sebanyak 12.772 PKKA.

Adapun dalam Raker ISAA tersebut, Capt. Wisnu Handoko  menyampaikan bahwa ISAA yang baru berusia 2 tahun ini harus optimis dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang merupakan era digitalisasi di semua sektor pekerjaan. ISAA harus mampu merubah kelemahan menjadi kekuatan, dan merubah tantangan menjadi peluang. Anggota ISAA tidak perlu khawatir kehilangan lapangan pekerjaan jika mampu menyiapkan SDM lebih kompeten, profesional dan dapat mengikuti perkembangan teknologi.

Capt. Wisnu Handoko menambahkan bahwa perusahaan pelayaran dimanapun selalu butuh keagenan kapal. Sebaliknya keagenan kapal harus menjamin pelayanan yang cepat, murah dan lebih transparan sehingga dengan adanya keagenan tidak menambah biaya logistik.

Dikatakannya, seiring dengan meningkatnya jumlah perusahaan di bidang usaha keagenan kapal hal ini sejalan dengan amanat dari Undang-Undang No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran yang salah satu agenda nya yaitu peningkatan peran swasta sekaligus upaya mempertinggi efesiensi dan untuk memberdayakan industri pelayaran. Efisiensi pelaksanaan kegiatan keagenan kapal sangat menentukan kelancaran pelayanan kapal dan barang di pelabuhan. 

" Oleh karena itu, manajemen usaha keagenan kapal harus dikelola secara optimal agar tidak menjadi hambatan dalam kelancaran lalu lintas kapal dan barang serta menimbulkan ekonomi biaya tinggi yang pada akhirnya akan membebani dunia usaha dan masyarakat," pungkasnya.(Oddie/WI).

2 komentar:

  1. [img]https://i.imgur.com/sn2xnSa.jpg[/img]

    Main di ID303 sekarang banyak kemudahan nya
    sekarang sudah bisa deposit dengan Gopay dan OVO
    Ayo sudah banyak kemudahan nya loh
    ditambah banyak juga promo-promo menarik nya
    Daftar dan mainkan ID303 sekarang juga

    Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
    BBM : CSID303
    Whatsapp : 08125522303
    website : www.id303.info

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.