KEMENHUB GELAR SOSIALISASI AP - KKN MENINGKATKAN PENGENDALIAN GRATIFIKASI - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


KEMENHUB GELAR SOSIALISASI AP - KKN MENINGKATKAN PENGENDALIAN GRATIFIKASI




WARTA INDONESIA - BALI
Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  melalui Bagian Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri gelar sosialisasi Aksi Pencegahan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (AP-KKN) di lingkungan Ditjen Hubla tahun 2018 di Hotel Aryaduta - Kuta Bali, Jumat (21/9/2018).

Direktur Jenderal Perhubungan Laut diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha, membuka secara resmi acara sosialisasi tersebut. Acara ini mengangkat tema "Melalui Sosialisasi APKKN, Kita tingkatkan Pengendalian Gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut".

Arif  Toha mengatakan sosialisasi ini secara rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Ditjen Hubla dan acara ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap aksi pencegahan korupsi di lingkungan Ditjen Hubla.
Sekretaris Jenderal Direktorat Perhubungan Laut Arif Toha

" Terkait pemilihan temanya,  saya nilai sangat tepat, mengingat saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sedang giat-giatnya meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik, baik dalam bentuk jasa ataupun perijinan di bidang transportasi laut.  Dengan mewujudkan aparatur pelaksananya yang bebas dari praktik-praktik kolusi, korupsi dan nepotisme dan meniadakan gratifikasi,” ungkap Arif. 

Arif Toha menjelaskan sesuai dengan tema sosialisasi kali ini, definisi gratifikasi terdapat pada UU No.31 Tahun 1999 juncto UU No.20 Tahun 2001, yang menyebutkan bahwa gratifikasi merupakan pemberian dalam arti luas yang meliputi pemberian uang, barang, komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan dan fasilitas lainnya. 

Gratifikasi atau pemberian hadiah tersebut bisa berubah menjadi suatu perbuatan pidana suap, apabila diterima oleh seorang Penyelenggara Negara atau Pegawai Negeri dan berhubungan dengan jabatan atau pekerjaannya.

“Oleh karena itu, berapapun nilai gratifikasi yang diterima seorang penyelenggara negara atau pegawai negeri, bila pemberian itu diduga berkaitan dengan jabatan atau kewenangan yang dimiliki. Maka sebaiknya penyelenggara negara atau pegawai negeri tersebut segera melaporkannya pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku institusi pemerintah yang bertugas dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ujarnya.
Lebih lanjut Arif  Toha mengatakan bahwa terkait dengan kondisi tersebut, ia mengingatkan bahwa segenap jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut baik di kantor pusat maupun di daerah adalah bagian dari penyelenggara negara atau pegawai negeri yang harus secara sadar harus menghindari praktik-praktik kolusi, korupsi dan nepotisme termasuk pemberian gratifikasi.

“Hal ini perlu saya ingatkan, karena salah satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari adalah pemberian tanda terima kasih atas jasa yang telah diberikan oleh petugas, baik dalam bentuk barang atau bahkan uang. Jika hal ini tidak kita hindari, maka di kemudian hari akan menjadi suatu kebiasaan yang bersifat negatif dan dapat mengarah menjadi potensi perbuatan korupsi. Potensi korupsi inilah yang harus dihindari oleh seluruh penyelenggara negara atau pegawai negeri baik pada tataran administrator maupun operasional,” kata Arif Toha.

Arif juga mengingatkan kembali pentingnya pendidikan dan budaya anti korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. 

"Salah satu faktor penting yang menjadi penentu keberhasilan dalam membangun budaya anti korupsi khususnya di lingkungan Kementerian Perhubungan adalah faktor keteladanan seorang pimpinan yang harus menjadi role model atau contoh bagi para bawahannya untuk selalu bertindak dan berperilaku anti korupsi. Untuk itu, jadilah pimpinan yang bisa menjadi contoh baik untuk bawahannya dengan mengatakan tidak kepada Kolusi, Korupsi dan Nepotisme," tutup Arif Toha.

Sebagai informasi, pada penyelenggaraan sosialisasi AP-KKN kali ini, para peserta sosialisasi yang berasal dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Hubla di wilayah Indonesia bagian Timur diberikan bekal pemahaman oleh para narasumber dari Head Pengendalian Gratifikasi KPK, Andi Purwana.

Dengan tema Gratifikasi dan Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan, Wahju Satrio Utomo dalam  paparannya yaitu Pengawasan Internal di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Sosialisasi AP-KKN tahun 2018 di Bali ini merupakan lokasi terakhir dari rangkaian sosialisasi AP-KKN yang sebelumnya sudah dilakukan sebanyak dua kali. Sosialisasi AP-KKN pertama telah diselenggarakan di Balikpapan dan yang kedua telah diadakan di Medan, Kamis (13/9/2018). (Oddie/WI).

5 komentar:

  1. Maikan game kartu online yang kalian sukai dan dapatkan bonus beserta kemenangan jutaan tupiahnya
    agen poker online indonesia
    bonus poker online indonesia
    CARA BERMAIN POKER AGAR MENANG
    judi kartu online
    BBM : DC31E2B0
    LINE : Donaco.poker
    WHATSAPP : +85515875229

    BalasHapus
  2. S1288POKER Memberikan Promo Double Freechip

    Bagi Kalian semua yang ingin bergabung dan masih banyak Promo menarik lainnya

    Minimal Deposit Rp.10.000,- & Wihtdraw Rp.20.000,-

    Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
    BBM : 7AC8D76B
    WA : 087782869981

    BalasHapus
  3. Segera Bergabung Bersama pokerpagi .com Situs Taruhan Poker Online Terbaik Dan Terpercaya Di Indonesia.
    Dapatkan Berbagai Fasilitas Mewah Dari Cemepoker Dari Segi Pelanyanan Yang Ramah dan Profesional Hingga Proses Depo/Withdraw yang super cepat. Dan dapatkan Bonus New Member hingga sebesar 20% khusus untuk anda.

    Untuk info lebih lanjut hub:
    Whatsapp : 087854209196
    BBM : cemepkr
    Livechat : www. pokerpagi . com

    BalasHapus
  4. Agen Sabung Ayam Terbaik dan Terpercaya Kali ini akan membagikan bonus new member sebesar 10%.
    Dengan minimal deposit 100rb saja anda sudah bisa mendapatkan bonus tersebut. Ayo mainkan sekarang juga dan raih kemenangan hingga ratusan juta rupiah. Kami tunggu kedatangan nya ya.

    Untuk informasi lebih lanjut kalian bisa Hub :
    LiveChat : www. zeusbola .biz
    LINE : zeusbola
    Whatsap : 081333552228
    BBM : bolazeus

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.