POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK MELALUI POLSEK SUNDA KELAPA UNGKAP KASUS PENGGELAPAN DAN PENADAHAN DUM TRUK - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK MELALUI POLSEK SUNDA KELAPA UNGKAP KASUS PENGGELAPAN DAN PENADAHAN DUM TRUK


WARTA INDONESIA - JAKARTA
Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Polsek Kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Minggu 19 Agustus 2018 Pukul 17.00 WIB Unit Reskrim Sunda Kelapa dipimpin langsung Kapolsek Kompol Netty Siagian dan AKP Martua Malau, berhasil mengamankan satu unit Dum Truck warna hijau bernomor polisi F 8827 SS.

Para Tersangka
Dum Truck warna hijau bernopol polisi F 8827 SS adalah palsu, sedangkan nomor polisi sebenarnya  yaitu B 9530 FYF. Truk tersebut berhasil diamankan di Jalan Raya Pelabuhan Ratu Sukabumi, yang dikemudikan seorang sopir atas nama Didin Saefudin (DS). Demikian disampaikan Kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu Hendro  dalam rilisnya diterima WARTA INDONESIA di Jakarta, Senin (20/8/2018).

Iptu Hendro menjelaskan ternyatatruk yang diamankan tersebut diduga salah satu barang bukti  (BB) hasil penggelapan yang dilakukan oleh sopir dum truk nopol B 9530FYV bernama Yayan Mardian  (YM) dengan kernet bernama Robi MS alias Bibir yang juga sudah ditangkap sebelumnya.
Para Tersangka
“ Tersangka YM sebagai sopir melakukan pelanggaran tindak pidana dengan modus penggelapan muatan truk dan penggelapan truk sudah lebih dari satu kali, bahkan tersangka ini merupakan residivis baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan,” katanya.

Menurut Hendro, dari keterangan sopir  tersangka YMbahwa mobil tersebut dijual oleh perantara pembeli (penadah) bernama Memed (M), kemudian truk itu dijual lagi kepada tersangka Sujai (S) selanjutnya truk dijual kembali kepada tersangka Iyus Setiawan (IY).

“ Modus yang dilakukan tersangkaDS sopir angkutan pasir  setelah muat dari pangkalan pasir Jalan Baruna Raya Pelabuhan Sunda Kelapa  Kel. Ancol – Kec. Pademangan – Jakarta Utara. Tersangka DS melarikan isi muatan pasir dan 1 (satu) unit dum Truk B 9530 FYV merk Hino warna Hijau,” jelasnya.

Lebih lanjut Iptu Hendro  menyebutkan barang bukti yang diamankan petugas dari tangan para tersangka (pelaku) yaitu 6 (enam) unit Hp, 4 (empat) pasang baju dan celana, 1 (satu) buag tas rangsel merk Blodst warna hitam, 2 (dua) buah jam tangan, 1 (satu) unit truk Hino warna hijau nopol F 8827 SS, buku KIR diduga palsu dan kertas tanda tilang STNK diduga juga palsu.

Iptu Hendro menjelaskan satu persatu identitas dan alamat para tersangka serta sangsi tindak pidana pelanggaran antara lain : Yayan Mardian warga Dusun III Bantar Kaso RT 011/003 Kec.Kali Jati  Kab. Subang Jawa Barat dengan peran sebagai Sopir. Robi MS alias Bibir waraga Jln.Perjuangan Teluk Pucung Bekasi Utara RT 001/ RW 002 Kel.Teluk Pucung Kab.Bekasi Utara dengan  peran sebagai Kernet.

Kemudian atas nama Memet sebagai Sopi, warga Kampung Kadu Bali RT 03/ RW 03 Kel .Cibungur Kec.Lewi Damar Banten berperan sebagai perantara ( sangsi pidana Pasal 480 KUHP), Sujai Bin Ujang Sukarna warga Kp.Cilamaya RT 27/ RW 09 Kelapa Nunggal - Jawa Barat, berperan perantara (sangsi pidana Pasal 480 KUHP). Sedangkan Iyus Setiawan Bin Edi  berperan penadah ( sangsi pidana Pasal 481 KUHP).

 “ Atas pelangggaran tindak pidana penggelapan, perantara dan penadahan yang dilakukan para tersangka dikenakan sangsi pidana Pasal 372, 480 dan 481 KUHP, “ tutup Iptu Hendro.(Oddie/WI).





2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.