POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK MUSNAHKAN NARKOTIKA JENIS SHABU 5 KG DAN EKSTASY 18.000 BUTIR - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK MUSNAHKAN NARKOTIKA JENIS SHABU 5 KG DAN EKSTASY 18.000 BUTIR



WARTA INDONESIA – TANJUNG PRIOK - Peredaran Narkotika di Indonesia cukup memperihatinkan, penyalahgunaan narkotika (para pengkonsumsi) tidak lagi mengenal usia tua atau muda. Setelah Polri mengungkap para pelaku pelanggaran tindak pinada narkotika, barang haram tersebut dikendalikan narapidana baik itu bandar maupun pengedar dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Nusakambangan dan Cipinang Jakarta.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Sat Res Narkoba telah berhasil dengan kerja kerasnya melakukan pengungkapan terhadap peredaran Narkotika jenis shabu seberat 5 Kg danekstasy sebanyak 18.000 butir dari tangan para tersangka yang sudah diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Eko Hadi Santoso kepada awak media  saat rilis dan pemusnahan barang bukti nakotika jenis sabu dan ekstasy di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok,Kamis(12/7/2018) mengatakan ada dua hal tujuan Polri selalu melakukan rilis terkait pengungkapan peredaran narkotika yaknipertamakeberhasilan Polri rangkapemberantasan Narkotika dan keduamengedukasi masyarakat bahwa bahaya narkotika ini selalu ada.

“Polri terus berusaha melakukan rilisterkait pengungkapan Narkotika baik di level Polres, Polda dan Mabes Polri. Polri selalu kerja keras melakukan operasi di seluruh Indonesia, Polri selama ini domainnya selalu melakukan penindakan terhadap pelaku pelanggaran tindak pidana peredaran Narkotika,” katanya.

AKBP Eko Hadi Santoso menyebutkan ancaman hukuman terhadap pelaku pelanggaran tindak pidana narkotika ini, dengan ancaman Pidana mati atau seumur hidup atau penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara serta pidana denda paling banyak Rp.10,- miliar.

Kasat Res Narkoba  Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Alrasyidin Fajri Gani  pada kesempatan itu mengatakan pengungkapan peredaran Narkotika lintas provinsi ini dapat berhasil adalah berkat kerja sama yang solid  internal antara lintas internal, stakeholder dan instansi terkait yang ada di dalam Pelabuhan Tanjung Priok.

“ Pengungkapan peredaran narkotika tersebut 6 (enam) orang tersangka berhasil diamankan berikut barang bukti (BB) berupa  shabu seberat 4 Kg dan 18.000 butir ekstasy. Dengan dimusnahkanya BB tersebut sekitar 43.000 jiwa terselamatkan akan bahaya Narkotika,” ungkapnya.

Lebih lanjut, AKP Alrasyidin Fajri Gani menjelaskan Sat Res Narkoba melakukan pengungkapan peredaran narkotika tiga tempat kejadian perkara (TKP) antara lain pertamaTKP dari Terminal Penupang Pelni Pelabuhan Tanjung Priok dari pelabuhan asl Pontianak –Kalimantan Barat, Senin tanggal 02 April 2018. Pelakunya penumpang kapal KM Lawitatas nama inisial FE membawa Narkotika jenis shabu seberat 4 Kg.

KeduaTKP di Terminal Penumpang Pelni dari kapal KM Bukit Raya sandar dari asal pelabuhan Tanjung Pinang.Petugas IPC Pelabuhan Cabang Tanjung Priok melalui X-Ray. melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang-barang bawaan penumpang.Pukul 04.30 WIB saat debarkasi Sat Narkoba dan anggota Polsubsektor Pelni melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang penumpang yang di curigai berinisial MAA,MR,AP dan AAdan berhasil menemukan Narkotika jenis ekstasy sebanyak 18.000 (delapan belas ribu) butir.

Sedangkan TKP yang Ketiga wilayah Cilincing Jl.Baru Gang III RT.009/RW 01 Kel.Cilincing Jakarta Utara. Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok  berhasil menggeledah rumah tinggal di lantai 2. Dari tangan tersangka inisial HA petugas berhasil menemukan Narkotika jenis shabu sebeart 1 (satu) Kg.

“ Pengungkapan peredaran Narkotika ini, berhasil semua diungkap petugas sebelumnya telah mendapat info dari masyarakat. Kemudian petugas melakukan pengembangan dan observasi serta penyelidikan, alhasil dari tiga TKP berhasil ditemukan barang bukti dari tangan para tersangka. Namun dari kronologis pengungkapan 3 TKP tersebut petugas menemukan beberapa orang DPO (daftar pencarian orang)  pengendali peredaran Narkotika ini,” terang AKP Alrasyidin Fajri Gani.

Pemusnahanbarang bukti (BB) Narkotika jenis sabu seberat 5 Kg dan 18.000 butir pil ekstasi denganmenggunakan mesin pres dari BNN (Badan Narkotika Nasional) di pimpin langsung Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Eko Hadi Santoso.

Pemusnahan tersebut dihadiri instansi terkait yakni dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara M Najib, Suhkadin dan Sutrisno, Kantor KejaksaanNegeri Jakarta Urara di wakili oleh Imelda Siagian. Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok Kasie Penyidik Capt. Anton Setiawan, Kantor PT Pelni Cabang Tanjung Priok Indria danPosbakum Nur Sugiyatmi.

Ke 6 (enam) orang tersangka yang di amankan masing – masing inisial  FE , MAA , MR , AP, AA , dan HA, sedang dalam proses di Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dan menunggu proses persidangan. (Oddie/WI).


2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.