IPC RESMI TUNJUK PT IPC TPK SEJAK 15 JULI 2018 KELOLA TO 2 DAN TO 3 PELABUHAN TANJUNG PRIOK - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


IPC RESMI TUNJUK PT IPC TPK SEJAK 15 JULI 2018 KELOLA TO 2 DAN TO 3 PELABUHAN TANJUNG PRIOK

WARTA INDONESIA - JAKARTA - Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC terkait penataan bisnis anak-anak perusahaannya. Pengelolaan dan operasional Terminal Operasi ( TO) 2 dan TO 3 resmi akan dikelola oleh PT IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK), Minggu (15/7/2018). 

PT IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) merupakan anak perusahaan IPC yang didirikan untuk mengelola terminal peti kemas dilingkungan IPC/PT Pelindo II. Memasuki Semester II, manajemen IPC juga telah menetapkan adanya perubahan bisnis model IPC yang baru. Dimana setiap anak perusahaan akan fokus kepada bisnisnya masing-masing guna memaksimalkan fungsi dan perannya. Fokus kelola usaha merupakan tuntutan dan kebutuhan internal, mengingat IPC masuk tahap Sustainable Superior Performance menuju pelabuhan kelas dunia yang unggul dalam operasional dan pelayanan pada tahun 2020,” Demikian disampaikan Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya,kepada awak media di Jakarta, Jumat (13/7/2018). Khusus untuk seluruh Terminal Petikemas di cabang-cabang pelabuhan di IPC yang telah mencapai volume tertentu akan dikelola oleh PT IPC TPK. 

Sedangkan seluruh Terminal Non Petikemas di cabang-cabang pelabuhan yang juga telah mencapai volume tertentu, pengelolaannya akan dilaksanakan oleh PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP). Sementara terminal kendaraan termasuk roro, pengelolaannya akan dilakukan oleh PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) Tbk. Bisnis model ini dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi dan standarisasi pengelolaan, sehingga kinerja pelayanan IPC secara korporasi akan lebih jauh meningkat. 

" Penataan ini, dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, agar masing - masing entitas dilingkungan IPC bisa lebih fokus dalam menjalankan core busines atau bisnis inti masing - masing perusahaan, " katanya. Elvin G Masassya menjelaskan volume bisnis dan operasional di pelabuhan Tanjung Priok terus meningkat dari tahun ke tahun. Untuk itu perlu dilakukan penyesuaian dan penataan operasional, agar kualitas pelayanan terhadap konsumen terjaga dan semakin baik. 

Menurut dia, selama ini bongkar muat Di TO 2 dan TO 3 dikelola PT PTP. Dimana TO3 fokus melayani bongkar muat petikemas internasional sedangkan TO 2 khusus melayani bongkar muat petikemas domestik. " Dengan adanya perubahan pengelolaan TO 2 dan TO 3, PT PTP telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada para pengguna jasa melalui surat edaran per tanggal 13 Juli 2018. Dan per tanggal 15 Juli 2018 pengelolaannya resmi berpindah tangan ke PT IPC TPK, untuk fokus khusus menangani bongkar muat petikemas," jelasnya. (Oddie /WI).

3 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.