ANGKUTAN LEBARAN 1439 H PENUMPANG PELNI NAIK 5,8 PERSEN - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


ANGKUTAN LEBARAN 1439 H PENUMPANG PELNI NAIK 5,8 PERSEN

WARTA INDONESIA - JAKARTA -PT. Pelayaran Nasional Indonesia/Pelni (Persero) berhasil menyelenggarakan angkutan lebaran 1439 H, tahun 2018 dengan aman, lancar dan selamat. Angkutan lebaran yang berlangsung satu bulan penuh sejak 31 Mei hingga 1 Juli 2018 mengalami pertumbuhan. Demikian disampaikan Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni (Persero) OM Sodikin pada rapat evaluasi angkutan lebaran 1439 di Kantor Pusat PT Pelni (Persero) di Jakarta, (4/7).
 
 Menurut OM Sodikin bahwa pertumbuhan penumpang pada angkutan lebaran saaat ini tercatat  5,8  % dibanding tahun sebelumnya. Pada angkutan lebaran 1439 H tahun 2018 penumpang tercatat 614.234  pelanggan, tahun 2017 tercatat 580.604 pelanggan. Pertumbuhan positif penumpang Pelni pada lebaran 2018 menunjukkan kapal Pelni masih diminati pelanggan sebagai salah satu alternatif transportasi antar pulau.

Lebih lanjut, OM. Sodikin mengatakan pada arus mudik penumpang yang diangkut  pada 2017 mencapai 302.603 pelanggan, sementara tahun  2018 sebanyak 306.914  pelanggan, lebih tinggi  1, 4 %,  pada arus balik tercatat kenaikan sebesar 10, 5 %, sehingga secara total dibanding dengan  2017. 

“ Arus mudik tahun 2017 teralisasi 278.001 pelanggan, sementara pada 2018 naik menjadi  307.320 Totalnya pada  2017 tercatat 580.604, tahun  2018 mencapai  614.234 pelanggan. “Alhamdulillah penumpang di atas target, kami merencanakan naik 2 % terealisasi 5,8 %," katanya.

Dijelaskannya, lebaran 2017 puncak arus mudik terjadi pada H-2 dengan total 27.900 pelanggan, tahun 2018 terjadi pada H-5 dengan total 31.304 pelanggan. Sedangkan pada arus balik puncak angkutan pada 2017  terjadi pada H+6, 29.554 pelanggan, namun dari rata-rata penumpang per kapal, lebih baik dari tahun 2017, sehingga secara total peumpang Pelni naik 5, 8 %.

Urutan 10 pelabuhan terpadat, terdiri Cabang Makasar, Surabaya, Balikpapan, Ambon, Baubau, Batam, Sorong, Kumai, Belawan, dan Manokwari. Sementara 10 urutan penumpang turun  terdiri Surabaya, Makasar, Baubau, Balikpapan, Ambon, Belawan, Semarang, Sorong, dan Batam. Sedangkan untuk ruas terpadat terdiri Batam-Belawan PP, Balikpapan-Surabaya PP.Makasar-Surabaya PP. Kumai-Semarang, Kumai-Surabaya, Sampit-Semarang, Baubau-Makasar, Ambon-Baubau, Tarakan-Parepare dan Manokwari-Sorong.

Menurut dia,  kapal paling diminati pemudik untuk kapal tipe 2.000 pax terdiri KM. Kelud 49.848, KM. Lambelu 48.974, KM. Bukit Siguntang 45.026, dan KM. Labobar 44.571, KM. Nggapulu 39.526  pelanggan. Untuk kapal tipe 1.000 pax urutan pertama KM. Awu 24.785, berturut-turut KM. Tilongkabila 24.235, KM. Binaiya 21. 397, KM. Kelimutu 17.461, dan KM. Sirimau 11.947 pelanggan.

 Pelaksanaan mudik gratis sepeda motor dengan kapal Pelni juga naik, pada 2018 penumpang yang diangkut tercatat 16.593, tahun lalu 9.765 pelanggan, naik 170 %. Sementara sepeda motor tahun 2017 sebanyak 4.363 tahun 2018 menjadi 7.265 unit, naik 167 %.  

“Pemudik gratis sepeda motor naik cukup tinggi, kapal yang dipergunakan bukan hanya KM. Dobonsolo, namun ada tambahan 10 kapal Sabuk Nusantara dan 2 kapal Camara Nusanatara,” ujarnya.

Ditambahkannya,  angkutan lebaran 1439 H, juga dilaksanakan Mudik Bareng BUMN 2018, sebanyak 23 BUMN bersinergi menyediakan 20.578 tiket gratis kepada masyarakat yaitu  PT. Askrindo, Sucofindo, Brantas Abipraya, Inalum, Indonesia Re, Jasa Marga, Jasa Raharja, Jasindo, Jiwasraya, Pertamina, Pegadaian, Pelindo I, Pelindo 3, PPA, RNI, Semen Indonesia, Pupuk Indonesia, Telkom, Timah, Perum Bulog, Perum Jamkrindo, dan Pelni yang menyiapkan 1.030 tiket gratis. (Oddie /WI).
 


2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.