PT MTI HARUS KERJA KERAS DAN BERJUANG MENCAPAI PROGRAM YANG DICANANGKAN OLEH RUPS - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


PT MTI HARUS KERJA KERAS DAN BERJUANG MENCAPAI PROGRAM YANG DICANANGKAN OLEH RUPS




WARTA INDONESIA – TANJUNG PRIOK - PT Muti Terminal Indonesia  salah satu anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Perserjo) yang dulu orientasi bisnisnya mengelola terminal container (bongkar muat kontainer). Tetapi sekarang dengan adanya perubahan rezim atau jaman, bisnis PT MTI berubah menuju perusahaan logistik.

Dengan kondisi ini, tidak mudah begitu saja untuk membuat format transformasi. Namun format itu sudah dibuat Direksi yang lama dengan team dan tidak akan dirubah  hal-hal yang sangat subtantif bahkan hanya tinggal meneruskan dan mengembangkan.

“ Saya melihatnya akan merpermudah PT MTI kedepan untuk menuju sebuah perusahaan logistik nasional yang dipercaya seperti apa yang menjadi visi  dan misi dari PT MTI,” Demikian diungkapkan Agus Henryanto Dirut PT MTI yang baru saat menyampaikan kesan dan pesan  pada Acara Pelepasan – Inaugurasi Direktur Utama dan Direktur Operasi PT MTI, di Kantor Pusat PT MTI, Tanjung Priok, Jumat (20/4/2018).
Agus Henryanto juga menyampaikan rasa terimakasih nya kepada mantan Dirut PT MTI Tony Hajar Andenoworih dan mantan Direktur Operasi PT MTI Banu Astrini. Dimana pada awal penugasannya waktu itu melakukan transformasi bisnis PT MTI tahun 2015 masa – masa yang sangat berat.

Menurut dia, saat itu Direksi yang lama telah banyak memberikan kontribusi yakni dari sisi operation, komersial, system informasi dan system SDM yang berbeda dengan yang ada di PT Pelindo II. “ Hal ini merupakan kontribusi yang sangat besar kepada PT MTI, mudah-mudahan menjadi fondasi yang lebih baik lagi kedepan dalam membangun dan mengembangkan PT MTI agar semakin maju,” Ujarnya.

Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Saptono R Irianto selaku Komisaris UtamaPT Multi Terminal Indonesia pada kesemapatan itu juga, menyampaikan terimakasih kepada Tony Hajar Andenoworih dan Banu Astrini mendapat tugas baru di tempat yang lain.

“ Begitu juga kepada Agus Henryanto Dirut PT MTI dan Direktur Operasi PT MTI  Supardjo yang baru, agar meneruskan program – program yang sudah dirintis oleh Direksi yang lama,” Katanya.

Saptono RI juga menyampaikan selamat datang kepada Direksi yang baru, harapan kami selaku komisaris agar pengalaman-pengalaman dari Direksi sebelumnya menjadi salah satu refrensi untuk bisa mencapai target-target anggaran tahun 2018. Karena kita, masih perlu mengubah kultur kita yang awal yaitu terminal oriented dengan bongkar muat, namun sekarang sudah harus bicara logistic oriented.

“ Jadi mungkin sebagian besar karyawan – karyawati PT MTI sudah senior, SDM yang senior ini adalah modal dari manajemen PT MTI yang memilki kemampuan manajemen bisa diterapkan, bagi yang mau untuk merubah image terminal oriented menjadi logistic oriented, “ Ujarnya.

Saptono RI menagatakan harapan kami, kepada teman – teman yang mempunyai pemikiran yang brilian di PT MTI,  mudah - mudahan bisa cepat mengajak yang muda – muda bisa beralih kulturnya menjadi logistic minded.

Dijelaskannya, bagi komisaris itu sudah sesuai dengan keputusan pemegang saham, agar jangan lupa manajemen PT MTI membaca RJPP (Rencana Jangka Panjang Perusahaan) dan program – program tahunan sehingga kita selalu selaras, bicara komersial selaras dengan RJPP, bicara operation selaras dan pencapaian keuangan  atau sesuatu apapun itu yang menjadi patokan. Syukur – syukur pencapaian yang sudah dicanangkan dalam RJPP bisa dipercepat sehingga RJPP menjadi lebih baik.

Menurut dia, harapan itu  komisaris sampaikan kepada seluruh karyawan/i dan manajemen PT MTI untuk bisa mencapainya. Karena walaupun BOD (Board of Directors) sudah memberikan suatu arahan tetapi di level lapangan itu tidak merespon maka hal itu tidak akan mudah tercapai. Apa yang sudah diberikan kepada Direksi yang lama dan Direksi yang baru agar terus diberikan, karena niat dari semua karyawan/i atau insan PT MTIadalah ibadah, itulah yang menjadi harapan Dewan Komisaris.

Lebih lanjut, dikatakannnya apa yang dikerjakan Bapak/Ibu itu harus merasa itu adalah bagian dari ibadah, mudah-mudahan hal ini bisa kita laksanakan semua. Dewan Komisaris tugasnya memang mengawasi tetapi sebetulnya tidak boleh ikut campur dalam operasional manajemen PT MTI. Komisaris hanya memberikan arahan dan pesan saya sekali lagi PT MTI harus berjuang dan kerja keras. Untuk bisa mencapai program-program yang sekarangdicanangkan oleh RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).

“ Mari kita jaga terus suasana di PT MTI harus tetap dengan rasa kekeluargaan yang sudah terbina selama ini, supaya kita ada kedamaian dalam beraktivitas sehari-hari tanpa mengurangi semangat dan produksi. Agar terjadi kesimbangan target, kebahagian dan kesejahteraan  semua tercapai serta mudah - mudahan ini menjadi membuat kita selalu bersemangat,” Imbuhnya.

Tony Hajar Andenoworih dan Banu Astrini pada kesempatan itu juga menyampaikan permohonnan maaf nya kepada Dewan Komisaris, Direksi, Jajaran Pejabat PT MTI dan segenap karyawan/i PT MTI. Jika ada kesalahan yang sengaja dan tidak sengaja selama memimpin dan bertugas di PT MTI.

Acara Pelepasan  - Inaugurasi Direktur Utama dan Direktur Operasi PT MTI yang dilaksanakan di lapangan parkir belakang Gedung Utama Pusat PT MTI dirangkai dengan menampilkan Tarian Pelangi Indonesia dari Sanggar Benteng Budaya Sitera Kreasi Indonesia dari Gelanggang Remaja Jakarta Utara.

Hadir dalam acara tersebut Dewan Komisaris PT MTI, jajaran Direksi PT MTI, pejabat dan staff karyawan PT MTI serta Undangan lainnya.(Oddie/WI).







Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.