Coffee Morning Mempererat Silaturahmi IPC Group Dengan Stakeholders - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


Coffee Morning Mempererat Silaturahmi IPC Group Dengan Stakeholders


WARTA INDONESIA – TANJUNG PRIOK - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC Group dalam memasuki tahun 2018 sebagai tahun establishment, senantiasa berusaha terus meningkatkan pelayanan guna memenuhi dan kebutuhan para pelanggan. Salah satu cara yang dilakukan IPC adalah mengadakan sharing session dengan mengusung konsep Stakeholders Coffee Morning di Lantai 7 Gedung Kantor Pusat IPCTanjung Priok - Jakarta, Senin (2/4/2018).

Stakeholders coffee morning merupakan agenda rutin perusahaan sebagai salah satu platform untuk menyatukan orientasi, meningkatkan penyelarasan dan mengoptimalkan kolaborasi dalam eksekusi bisnis kepelabuhanan di Pelabuhan Tanjung Priok. Fokus Stakeholders Coffee Morning kali ini adalah pada penguatan kekompakkan unsur-unsur pelabuhan agar dapat menangani tantangan dan peluang secara tepat, baik saat ini maupun di masa mendatang.

Coffee morning mengangkat tema “Sinergi Menuju Era Digital”, kegiatan ini diselenggarakan IPC guna menandai satu langkah konkret dalam mempererat silaturahmi antara IPC Group dengan para stakeholders. Dengan adanya kegiatan sharing session ini IPC berharap dapat mendengarkan saran dan masukan dari pada stakeholders guna meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa. 

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama IPC  Elvin G Masassaya yang didampingi oleh Direksi IPC, para General Manager, Direksi anak perusahaan IPC Group, instansi pelabuhan, asosiasi pengguna jasa, para pengguna jasa serta pelaku Perbankan Pelabuhan Tanjung Priok.

Manajemen IPC sangat menyadari bahwa transparansi informasi serta kesepahaman bersama merupakan langkah awal dalam eksekusi bisnis kepelabuhanan serta menjadi poin penting dalam menjalankan bisnis kepelabuhanan yang kompetitif.

IPC dalam upayanya menuju world class port telah mengaplikasikan digital port di masing-masing cabang pelabuhan dan anak perusahaan melalui berbagai sistem aplikasi online. Seluruh sistem berbasis online ini terhubung dengan system layanan tunggal berbasis internet atau INAPORTNET dan terintegrasi dengan sistem INSW (Indonesia National Single Window). Sistem online ini selain bertujuan untuk efisiensi juga dapat mengurangi pertemuan antara pengguna dan penyedia jasa. 

Dalam pelayanan bongkar muat, dengan diwujudkannya sistem Delivery Order (DO) Online, pengurusan dokumen hanya membutuhkan waktu satu hingga dua jam. Hal ini dikarenakan sistem tersebut memungkinkan cargo owner atau forwarder yang mewakili untuk melakukan order dari luar pelabuhan sehingga tidak perlu lagi datang ke kantor pelayaran untuk mengambil dokumen.

Perbedaan signifikan dengan pola sebelumnya, dimana pola manual dijalankan dengan menggunakan tenaga kurir yang datang ke kantor pelayaran sehingga memerlukan waktu yang lebih panjang. 

Direktur Utama IPC, Elvyn G Masassya pada kesempatan itu mengatakan bahwa setiap pelabuhan di bawah pengoperasian IPC telah melayani 24 jam dan 7 hari dalam seminggu. IPC akan terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa dan stakeholders.

Menurut dia, IPC memastikan bahwa terminal-terminal di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok akan selalu memberikan layanan terbaik, murah, cepat dan efisien kepada pengguna jasa. Sehingga dapat memberi kepastian berusaha bagi pengguna jasa.

“ Saya harap kegiatan ini dapat menjadi media untuk sinkronisasi seluruh tantangan dan peluang dalam mengawali tahun 2018 ini.” Ungkapnya.

Elvin G Masassya menyampaikan dengan terselenggaranya kegiatan stakeholders coffee morning, IPC Group mendapatkan sejumlah respon masukan positif dari para stakeholders pelabuhan terkait pelayanan bongkar muat.

 Hal ini tentunya menjadi bahan evaluasi agar pelayanan yang diberikan oleh IPC Group dapat meningkat lebih baik lagi di masa mendatang serta berkomitmen untuk memenuhi ekspetasi pelanggannya,” Jelasnya. (Oddie/WI)

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.