VOLUME BONGKAR MUAT KENDARAAN TAHUN 2017 DI IPC CAR TERMINAL MENCAPAI 520.863 UNIT KENDARAAN - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


VOLUME BONGKAR MUAT KENDARAAN TAHUN 2017 DI IPC CAR TERMINAL MENCAPAI 520.863 UNIT KENDARAAN




WARTA INDONESIA – TANJUNG PRIOK - PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) anak perusahaan IPC/PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) dalam menjalankan bisnisnya sebagai Terminal Kendaraan terbesar di Indonesia  untuk ekspor maupun impor. Secara khusus diusahakan dengan komersial untuk memberikan jasa pengiriman kendaraan menggunakan kargo.

Manajemen Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) telah menyiapkan investasi kurang lebih Rp. 1 triliun, program pengembangan fasilitas dan perluasan pasarnya untuk lima tahun ke depan. Demikian disampaikan Dirut IKT Chiefy Adi K kepada WARTA INDONESIA saat berbincang - bincang di Kantor PT Indonesia Kendaraan Terminal Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Chiefy Adi K menjelaskan bahwa program pengembangan PT IKTmeliputi peningkatan kapasitas pengelolaan lapangan penumpukan dan pengembangan kargo baik internasional dan domestik.

Saat ini katanya, IKT akan fokus utama untuk meningkatkan kemampuan lapangan penumpukan, dimana kargo internasional  akan segera dibangun  yaitu gedung parkir vertikal lima lantai di atas lahan 5 hektar.

Dia menyebutkan bahwa IKT kedepan rencananya akan kerjasama dengan Pelindo I, II, III dan IV antara lain pembangunan terminal kendaraan di pelabuhan Dumai, Belawan, Patimban, Makassar, Pontianak dan Palembang.

“Luas lahan IKT semula 31 hektar, namun secara bertahap manjemen IKT selalu melakukan pengembangan dengan memperluas lapangan penumpukan yaitu  1,3 hektar eks lahan DKP sedang dilaksanakan pengerjaan konstruksi. Sedangkan  yang 3 hektar lagi adalah eks lahan PT Pembangunan Perumahan. Manajemen IKT mengharapkan lahan penumpukan sampai lima tahun ke depan mencapai  akan 89 hektar,” Ungkap Chiefy Adi K.

Chiefy Adi K menjelaskan PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) telah meraih pertumbuhan volume kargo tahun 2017 sekitar 130%, jumlah pertumbuhan tersebut melebihi proyeksi pada tahun 2016. Volume itu sebagian besar disumbang dari ekspor kendaraan sekitar 55% dan  impor sebesar 45%.

Untuk saat ini, akibat dari industri otomotif sedang berkembang ekspor otomotif lebih besar dari pada impor dan  IKT lebih banyak melakukan ekspor ke berbagai negara.

“Untuk tahun 2017 yang lalu volume ekspor IKT mencapai 274.900 unit sedangkan volume impor sebesar 84.143 unit. Secara total,  jika  ditambahkan dengan volume kendaraan dari Pelabuhan Tanjung Priok secara keseluruhan. Maka bongkar muat kendaraan IKT  pada tahun 2017 mencapai 520.863 unit kendaraan,” Tambahnya.

Negara tujuan ekspor  PT IKT adalah Amerika Latin, Arab Saudi, Filipina, Vietnam, Jepang dan Meksiko. Sementara negara tujuan impor berasal dari negara India dan Thailand.

“PT IKT  untuk tahun 2018 menargetkan pemenuhan kebutuhan ekspor kendaraan lebih tinggi dibandingkan dengan impor. Karena kerja pabrik saat inisemakin optimal untuk memenuhi kebutuhan mobil di bandingkan tahun lalu,”Tutupnya.(Oddie/WI).

2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.