PT MTI KERJASAMA DENGAN ASURANSI RAMAYANA COVER RESIKO OPERASIONAL PERUSAHAAN - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


PT MTI KERJASAMA DENGAN ASURANSI RAMAYANA COVER RESIKO OPERASIONAL PERUSAHAAN

WARTA INDONESIA – JAKARTA - Asuransi merupakan bentuk perlindungan terhadap risiko operasional perusahaan. Fungsi dari asuransi salah satu adalah dapat menanggung kerigian jika terjadi peristiwa seperti kerusakan fasilitas dan peralatan maupun barang akibat kecelakaan atau bencana alam.

PT Multi Terminal Indonesia dalam melindungi aset dan operasional perusahaan telah melakukan kerjasama dengan PT Asuransi Ramayana Tbk dalam meng-cover seluruh kegiatan perusahaan.

 
Yang di cover asuransi tersebut antara lain : Property All Risk, Earth Quake Insurance, Motor Vehicle Insurance, Comprehensive General Insurance, Contractor Plan Machinery, Machinery Breakdown, Stevedore Liability, dan Cargo Liability.Demikian disampaikan Corporate Secretary PT Multi Terminal Indonesia Elis Suhana kepada WARTA INDONESIA, di Jakarta (18/1/2018).

Elis Suhana menjelaskan bahwa manajemen PT Multi Terminal Indonesia dengan adanya kegiatan operasional perusahaan di cover asuransi. Jadi sangat perlu dilakukan sosialisasi tentang coverage asuransi dan bagaimana pengajuan klaim dapat di laksanakan dengan benar.

"Acara sosialisasi yang dilaksanakan di Gedung 3 Lantai 2 PT MTI di inisiasi oleh Divisi Hukum & Pengadaan dibuka oleh Direktur Keuangan & SDM Miftahul Huda," Katanya.
Acara sosialisasi itu pihak Asuransi Ramayana juga menjelaskan benefit dan pengecualian dalam coverage asuransi serta peosesur pengajuan klaim.

SVP Hukum & Pengadaan PT MTI Iwan Kurniawan selaku inisiator acara itu menyampaikan bahwa bisnis logistik perusahaan yang mempunyai banyak armada transportasi darat maupun alat pendukung bongkar muat, tidak tertutup kemungkinan dalam melaksanakan kegiatan melayani pelanggan ada kejadian yang tidak di inginkan, disebabkan beberapa faktor baik internal atau eksternal.

Menurut dia, PT MTI bermitra dengan perusahaan asuransi dalam meng-cover kegiatan operasional. Dalam prakteknya kegiatan operasional di gudang maupun lapangan rentan terjadi risiko kecelakaan kerja bahkan kesalahan dalam penanganan barang.

"Dengan menggunakan asuransi bukan berarti kita terbebas dari kewajiban membayar klaim karena ada kewajiban deducatible yang akan di tanggung perusahaan. Untuk itu yang kita perlu perhatikan adalah kehati-hatian dan disiplin dalam bekerja," Ujar Iwan Kurniawan.

Miftahul Huda pada kesempatan itu menyampaikan bahwa perlunya menyamakan kesepahaman persepsi terkait coverage asuransi dan pengajuan klaim yang perlu dipahami lebih mendalam. Dengan adanya sosialisasi ini kita akan mengetahui jenis klaim mana yang bisa di cover dan tidak bisa di cover.

"Untuk tahun 2018 saya berharap tidak ada klaim yang terjadi, kecepatan dalam menangani proses klaim harus segera di tingkatkan, perhatikan waktu pengurusan pengajuan klaim pelanggan. Hal ini di maksudkan agar pelayanan terhadap palanggan berlangsung optimal," Paparnya.

Acara sosialisasi asuransi PTMYI dihadiri GM Cabang-Cabang dan Unit serta staf HO PT MTI. Sedangkan pemaparan sosialisasi Asuransi & Pengajuan Klaim disajikan oleh Anjas Patria selaku Kepala Cabang bersama tim dari PT Asuransi Ramayana Cabang Kelapa Gading. Oddie - Editor.001/WI.

3 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.