POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK RINGKUS 2 ORANG PENUMPANG KAPAL BAWA NARKOTIKA JENIS SABU 20 KG - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK RINGKUS 2 ORANG PENUMPANG KAPAL BAWA NARKOTIKA JENIS SABU 20 KG


WARTA INDONESIA – TANJUNG PRIOK - Penyeludupan narkoba melalui pelabuhan laut semakin marak baik wilayah Indonesia bagian Barat maupun Timur. Dimana Jaringan sindikat Internasional ini dari Malaysia -Tanjung Pinang- Jakarta dan masuk lewat pantai Pelabuhan Tanjung Priok. Pelabuhan laut saat ini tergolong rawan, tempat masuknya narkoba.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Eko Hadi Santoso menugaskan Kasat Narkoba AKP A.Rian Faozi, untuk membentuk Team Satgas Ops Narkoba. Team Satgas yang terdiri  dari gabungan fungsi terkait anggota polres khusus mengungkap dan melakukan pencegahan masuknya barang haram tersebut,melalui wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, bekerjasama dengan pihak IPC Cabang Tanjung Priok.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Eko Hadi Santoso disela konperensi pers tentang penangkapan shabu seberat 20 kg , di Mako Polres, yang dihadiri Kabid Humas Polda Metro Kombes Argo Yuwono, Ju’mat (13/10/2017) mengatakan beberapa hal petunjuk yang mengindikasikan  bahwa wilayah Pelabuhan Tanjung Priok rawan penyelundupan narkoba. Karena Polres pelabuhan Tanjung Priok berungkali menemukan narkoba yang ditinggalkan penumpang kapal. Setelah mengetahui petugas melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan mau pun penumpang melalui pintu masuk  X-ray Terminal penumpang Pelni.

AKBP Eko Budi Santoso menjelaskan sebelumnya Polres Pelabuhan Tanjung Priok sudah menggagalkan penyelundupan narkoba dengan berat sekitar 10 kg.  Jadi total dengan kasus yang sekarang ini penyelundupan narkoba yang digagalkan Polres Pelabuhan tanjung Priok sudah mencapai 30 kg.

“Khusus kasus 20 kg shabu ini, kata Kapolres, dibawa penumpang kapal yang tidak disebutkan namanya dari Tanjung Pinang ke Jakarta melalui  Terminal Penumpang Pelni Nusantarapura II Pelabuhan Tanjung Priok , pada 4 Oktober 2017 lalu. Untuk mengelabui petugas, barang tersebut disembunyikan dalam 10 koli yang dikemas dengan ikan asin,” Katanya.

Kapolres mengatakan jaringan yang membawa 20 kg shabu ini dipastikan jaringan besar dan internasional. Saat ini kita sedang dalami kasus ini untuk mengungkap secara tuntas. Kasus penyeludupan narkoba ini diamankan dua tersangka masing masing Fitria (31) warga Lampung Timur dan khusus Tan Yen Poh alias Aming (48) warga Johor Malaysia ditangkap di Terminal II Bandara Soekarno Hatta – Cengkareng. Tan Yen Poh alias Aming sebelumnya melarikan diri ketika melihat teman perempuannya diamankan petugas Polres pelabuhan Tanjung Priok.

Tersangka dikenakan pasal114 ayat(2) subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 Undan – Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup, pidana mati atau pidana penjara 20 (dua puluh) tahun. Oddie – Editor.001/WI.



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.