PERINGATAN HARI IBU, CHANDRA MOTIK HADIRKAN SRIKANDI INDONESIA DALAM ACARA “ INDONESIA WOMEN TALK TAHUN 2017 ” - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


PERINGATAN HARI IBU, CHANDRA MOTIK HADIRKAN SRIKANDI INDONESIA DALAM ACARA “ INDONESIA WOMEN TALK TAHUN 2017 ”


DR. Chandra Motik Yusuf. SH . Msc
WARTA INDONESIA - JAKARTA - Salah satu program pemeritahan sekarang adalah menjadikan Indonesia sebagai Negara Poros Maritim Dunia. Untuk mewujudkan program tersebut, pemerintah juga harus dapat memaksimalisasi peran perempuan dalam membangun industri maritim, karena Laut sejatinya bukan lah hanya milik kaum lelaki semata. Demikian disampaikan Chandra Motik permerhati dunia Maritim Indonesia sekaligus Ketua Panitia “ Women Talk Tahun 2017 “ kepada WARTA INDONESIAdi Jakarta Senin,(30/10/2017).

Chandra Motik praktisi hukum yang sudah lebih tiga puluh tahun menggeluti hukum dunia Maritim ini menjelaskan bahwa kaum perempuan dari masa kemasa terus mengembangkan potensi SDMnya hampir setara dengan kaum laki-laki. Dibuktikannya, denganWomen Maritime Indonesia dan Chandra Motik Maritime Center.

Rencananya akan menyelenggarakan Indonesia Women Talk Tahun 2017. Even ini bertajuk “Maritim Masa Kini Dan Pergerakan Kaum Perempuan.” Dan akan dilaksanakan pada  tanggal 22 Desember 2017 bertepatan dengan memperigati Hari Ibu (Perempuan).

"Selama ini ship itu disebut juga dengan she, maka laut juga she. Maka wajar juga jika wanita-wanita berperan pada bidang yang terkait dengan laut, seperti sebagai nakhoda, pengusaha pelayaran, syahbandar, pengelola pelabuhan bahkan pekerjaan atau profesi sehari – hari selalu berhubungan dengan laut," Katanya.

Lembaga yang dipimpinnya itu katanya, akan mengumpulkan wanita-wanita atau srikandi Indonesia yang bertepatan peringatan Hari Ibu sangatn berpotensi untuk membicarakan dunia Maritim. Mengenai profesi yang digeluti terkait dengan laut, pengalamannya, tantangan yang dihadapi sampai pada harapan, baik pada pemerintah maupun masyarakat.

“Sejarah membuktikan, kata Chandra Motik bahwa wanita sejak masa dulu memiliki catatan cukup menakjubkan dalam bidang maritim. Untuk Indonesia  dulu ada Laksamana Malahayati yang berjuang menggunakan sarana kapal laut. Putri remaja Belanda bernama Laura Dekker mengukir sejarah pada tahun 2012 melakukan pelayaran dengan kapal kecil selama 1 tahun di laut bebas. Kay Cotte pelaut wanita Australua yang berlayar sendirian selama 189 hari,” Tuturnya.

Indonesia Women Talk tahun 2017  tersebut direncanakan nanti sebagai nara sumber wewakili sirikandi – srikandi Indonesia yang berprofesi berkaitan dengan dunia Maritim menurut dia antara lain : Carmelita Hartoto (Direktur Utama PT Andhika Line dan Ketua Umum Indonesia Nation Shipowners  Association (INSA)/Asosiasi Pengusaha Pelayaran Niaga Indonesia).Capt. Agustin Nurul Fitriyah (Nakhoda Kapal), Anita Puji Utami (Pengusaha Galangan Kapal), Capt. Christina Anthon ( dari PT. Pelabuhan Indonesia IV), Mai Jebing ( Nelayan Tradisional), Baiq Yus Solihin (Pengelola Sekolah Pelayaran).

Chandra Motik  mengharapkan penyelenggraan acara Indonesia Women Talk Tahun 2017, akan dapat memberikan kontribusi memajukan dan memberdayakan perempuan pada industri Maritim. Karena sampai saat ini banyak orang berpikir bahwa yang menggeluti pekerjaan dan profesi bidang maritim merupakan pekerjaan milik laki-laki.

" Tentu kita, menyadari sampai saat ini masih sedikit kita temukan perempuan yang bekerja di dunia maritim, namun hal tersebut bukan lah sebagai indikator bahwa kiprah wanita itubekerja di bidang maritim sedikit. Akan tetapi masih banyak lagi wanita yang berprestasi gemilang di dunia maritim," Ungkapnya.

Chandra Motik menambahkan bahwa pertumbuhan wanita yang menekuni bidang maritim setiap tahunmya selalu meningkat. Agar peningkatan itu terus berlangsung dan semakin besar jumlahnya. Maka perlunya berbagai kegiatan peran wanita di bidang maritinsemakin tersosialisasi dan  di ekspos oleh media massa. Hal ini, akan menjadi motivasi atau penggerak generasi kaum wanita untuk dapat berperan didunia maritim. Oddie – Editor.001/WI

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.