IPC/PT JAI PEROLEH PELIMPAHAN MELAKSANAKAN PELAYANAN PEMANDUAN DAN PENUNDAAN DI PERAIRAN TERSUS NUSANTARA REGAS - WARTA INDONESIA | MEDIA CERDAS MEMBANGUN BANGSA

Header Ads


IPC/PT JAI PEROLEH PELIMPAHAN MELAKSANAKAN PELAYANAN PEMANDUAN DAN PENUNDAAN DI PERAIRAN TERSUS NUSANTARA REGAS

 WARTA INDONESIA – JAKARTA - IPC/PT Jasa Armada indonesia (PT JAI) berdiri pada bulan Juli 2013 dan beroperasi sejak tanggal 1 September 2014, perusahaan ini salah satu anak perusahaan IPC/PT Pelabuhan Indonesia, core bisnisnya bergerak dibidang jasa pemanduan dan penundaan kapal di pelabuhan. Dalam kiprahnya mengembangkan usahanya, saat ini PT JAI telah memiliki ijin BPU (Badan Pengelolaan Pelabuhan) dari Kementerian Perhubungan RI cq Direktorat Perhubungan Laut.


PT JAI juga telah memperoleh ijin BPUdari Menteri Perhubungan cq Direktorat Perhubungan Laut. Untuk melaksanakan pelayanan Pemanduan dan Penundaan kapal. Pada wilayah perairan pandu luar biasa (PPLB) di wilayah terminal khusus (Tersus) Nusantara Regas Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta. Pemberian ijin kepada PT JAI dilaksanakan lansung oleh Plt Dirjen Perhubungan Laut Bay M Hasani di dampingi Kasubdit Pemanduan dan Penundaan Direktorat Kepelabuhanan Perhubungan LautHermanta di Hotel Borobudur, Jakarta (24/10/2017).

Board of Director(BoD) PT JAI sekarang yaitu Direktur Utama Dawam Atmosudiro, Direktur Operasional dan Komersial Capt.Supardi dan Direktur Keuangan dan SDM Herman Susilo.
Plt Dirjen Perhunbungan Laut Bay M Hasani dalam sambutannya mengatakan selamat kepada PT JAI yang mendapat pelimpahan pelayanan pemanduan dan penundaan dari Perintah. Kedepan PT JAI harus mampu dan kuat mengembangkan sayapnya, jangan hanya perusahaan yang menjadi jago kandang. Salah satu entri poin untuk PT JAI dalam mengembangkan bisnisnya,

“Tetapi PT JAI harus tertib mengikuti aturan-aturan yang berlaku di Bidang Pemanduan dan Penundaan. Agar kelengkapan semua persyaratan selalu dijaga dan ditaati. Hal ini, salah satu sebagai kewajiban pelaporan ke Direktorat Perhubungan Laut selaku pemegang pelimpahan,” Tegasnya.

Kasubdit Pemanduan dan Penundaan Direktorat Kepelabuhanan, Direktorat Perhubungan Laut Hermanta kepada WARTA INDONESIA usai acara tersebutmengatakan ada beberapa penilaian pemberiaan ijin kepada perusahaan BPU,  pertama harus memperhatikan situasi karasteriktik daerah kemudian frekwensi dan tingkat kesulitan atau halangan-halangan dimana kapal itu kuatir masuk kedaerah. Sedangkan yang kedua  adalah jumlah kedatangan kapal yang masuk baik dari kapasitasnya,

“Nah, disitulah kita dapat menilai baik dari faktor internal maupun eksternal sejauh mana penilaian berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No.57tahun 2015 tentang Pemanduan dan Penundaan Kapal,” Ujarnya.

Menurut dia, bahwa daerah yang kapal wajib pandu atau daerah PPLB, sebenarnya hal ini adalah kewenangan pemerintah  Menteri Perhubungan namun ketika kita tidak memiliki, kita dapat melimpahkan.Tentu BPU tersebut harus menyediakan sarana dan prasarana serta didukung dengan SDM yang berkualitas.

Direktur Utama PT JAI Dawan Atmosudiro kepada WARTA INDONESIA pada kesempatan itu, saat bincang - bincang menjelaskan habis Tersus Nusantara Regas tersebut, PT JAI rencananya akan ekspansi kedaerah lainya yakni daerah Muntok, Tanjung Jabung, Muara Musi, Sungai Lilin, daerah Kepulaun Seribu tambah lagi satu yaitu di daerah Krawang yang dibawah SKK Migas yang saat di pegang Sinop didaerah Pabelokan.

“Pasti orang kan, akan bertanya anggaran atau uang PT JAI dari mana...? apa minta dari induk perusahaan (PT Pelindo II), Dikatakannya gak lah. Modalnya dari uang perusahaan sendiri dimana PT JAI dapat modal dari IPO (Initial Public Offering) dan sudah on track,” Jelasnya.

Ketika ditanya, PT JAI saat ini butuh investasi ..? Dawam Atmosudiro, mengatakan tentu butuh donk, PT JAI saat ini butuh 1,1 atau 1,2 triliun. Namun setelah di PT JAI di IPO kan akan dapat suntikan modal kurang lebih 1,2 sampai 1,5 triliun. Tapi untuk investasi beli kapal diprediksi paling membutuhkan 1,1 triliun.

“Terkait dengan penyiapan SDM nya PT JAI, Dawam Atmosudiro menyebutkan masalah SDM itu, perusahan sambil berjalan SDMnya tetap akan kita rekrut, yang paling penting saat ini adalah kapal dulu,” Ungkapnya.

PT JAI saat ini katanya, penundaan kapal tunda masih ditunjuk untuk operasional di perairan pelabuhan Tanjung Priok, kalau untuk pemanduan di pegang oleh Cabang Tanjung Priok.

“Jadi PT JAI masih dapat dukungan dari Direktorat Perhubungan Laut, untuk PT JAI baru ini  yang pertama mendapat pelimpahan setelah ada memperoleh ijin BPU,” Tambahnya.
Oddie – Editor.001/WI





3 komentar:

  1. CARA BERMAIN POKER AGAR MENANG

    Dapatkan bonus 2x sehari di www. donacobet .com
    agen poker online terpecaya fitur 7 game dan bisa kalian mainkan
    dengan 1 id dan deposit sangat rendah
    WHATSAPP : +85515875229

    BalasHapus
  2. sekarang juga agar bisa dapetin bonus 2x dalam satu hari dan masih banyak lagi bonus
    bonus yang lainnya buruan gabung

    Donaco Poker
    main poker
    judi kartu
    situs judi kartu online
    kamu bisa juga hubungi langsung kontak di bawah ini dengan
    pelayanan 24 jam nonstop
    BBM : DC31E2B0
    WHATSAPP : +628129852648

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.